warga-binaan-ikuti-program-wajib-mengaji
PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara Kelas I Pekanbaru selalu diberikan pembinaan keterampilan dan kerohanian, salah satu program pembinaan kerohanian adalah program wajib belajar mengaji bagi WBP muslim.
Kepala Rutan Kelas I Pekanbaru, M Lukman mengatakan, kegiatan ini juga untuk mengisi waktu luang pada bulan Ramadan dengan melakukan berbagai hal yang positif yang salah satunya dengan belajar mengaji.
"Kegiatan ini berlangsung setiap hari selama bulan Ramadan di masjid Rutan Pekanbaru. Dengan didampingi petugas dan pengajarnya yang juga dari WBP, mereka terlihat antusias untuk mengikuti program wajib belajar mengaji ini. Bahkan ada juga yang belum pandai sama sekali membaca Alquran," ujar M Lukman, Ahad (9/5).
M Lukman merasa senang melihat para WBP di Rutan Pekanbaru mengikuti program ini dengan sangat baik. Mereka antusias sekali dan bahkan ada yang baru belajar membaca Alquran.
Ia juga mengucapkan terima kasih dan berpesan kepada jajarannya untuk terus memberikan hal-hal positif kepada warga binaan.
"Saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan semua yang sudah ikut andil dalam memberikan program pembinaan kepada warga binaan kami. Saya harap ini dapat terus dilakukan," ungkapnya.
Karutan terus mengimbau agar mengisi waktu dengan berbagai hal-hal yang positif. "Saya berharap program ini tidak hanya menjadi suatu pembinaan dan pengisi waktu luang saja, tetapi dapat terus berlanjut sebagai suatu kebiasaan yang akan terus dilakukan ke depannya," pungkasnya.(dof)
Polsek Bukit Raya menangkap terduga pelaku pencurian 25 unit iPhone di Marpoyan Damai dengan kerugian…
Empat lagu daerah Rokan Hulu resmi mendapat sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum RI.
Harga Minyakita di Kepulauan Meranti masih sesuai HET meski stok terbatas dan belum memenuhi kebutuhan…
Bupati Kuansing bertemu Sekdaprov Riau membahas persiapan MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau yang digelar Juni…
Kajati Riau melantik sejumlah pejabat struktural, termasuk Fredy Feronico Simanjuntak sebagai Kajari Rokan Hulu.
Bapanas mempertanyakan distribusi Minyakita di Riau setelah menemukan harga minyak goreng tersebut tembus Rp20 ribu…