Categories: Pekanbaru

Sri Wahyuni Kembali Nakhodai PW Himpaudi Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Siap, bersedia. Itulah ungkapan yang diucapkan Hj Sri Wahyuni SE AK saat pelantikan dirinya sebagai Pengurus Wilayah Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (PW Himpaudi) Provinsi Riau menjawab pertanyaan Ketua Umum PP Himpaudi, Prof DR Ir Netty Herawaty MSi, Sabtu (7/3) di Hotel Resti Menara, Pekanbaru.

PW Himpaudi Provinsi Riau kembali dinakhodai oleh Hj Sri Wahyuni SE AK untuk masa bhakti 2020-2024, melalui Musda IV Himpaudi Provinsi Riau yang mengangkat tema “Himpaudi Profesional dan Mandiri untuk mewujudkan Kesetaraan Pendidikan PAUD”.

Hj Sri Wahyuni yang biasa dipanggilan Bu Aik itu, terpilih secara aklamasi untuk periode kedua. Melihat dukungan pengurus Himpaudi daerah se-Riau, ia menyatakan bersedia. "Dengan membaca Bismillahirrohmanirrohim saya bersedia memimpin Himpaudi masa bakti 2020-2024," ucap istri Profesor Dr Ir Irwan Efendi ini.

Pelantikan dihadiri Gubernur Riau yang diwakili dari Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Kepala BP PAUD Dikmas Provinsi Riau diwakili Kasi Program, Ida Hadiati, Ketua DW Persatuan Provinsi Riau, Hj Fauziah Yan Pranajaya, Ketua IGTKI Riau, Ketua IGRA Riau, Pengurus PD Himpaudi se Provinsi Riau dan undangan dari Organisasi Mitra Himpaudi Provinsi Riau.

Gubernur Riau dalam sambutannnya, mengucapkan selamat atas pelantikan PW Himpaudi Provinsi Riau dan menyampaikan, bahwa ada empat langkah strategis dalam meningkatkan kualitas penyelenggara pendidikan anak usia dini. Pertama, penguatan kelembagaan penyelenggara pendidikan usia dini.

Kedua, peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan yang telibat dalam proses pembelajaran anak usia dini. Ketiga, peningkatan kualitas bahan pembelajaran bagi anak usia dini dan keempat, peningkatan fasilitas atau sarana dan prasarana untuk penyelenggaraan pendidikan anak usia dini.

Profesor Dr Netty Herawaty MSi dalam sambutannya mengatakan, Himpaudi adalah penggerak atau relawan pendidikan untuk anak usia dini agar lebih baik dari segi kualitas dan kuantitas. "Gaji relawan ini dari  Allah SWT, dapat diambil nanti di ATM  akhirat," ucapnya.

Himpaudi lanjutnya, bukan ladang untuk mencari keuntungan pribadi atau kelompok, tetapi merupakan ladang ibadah sebagai mahluk ciptaan Allah yang memperjuangkan pendidikan anak usia dini. "Karena anak usia dini inilah yang akan menjadi penerus negeri ini ke depan," paparnya lagi.

Hj Sri Wahyuni yang merupakan PW Himpaudi Provinsi Riau terpilih dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Himpaudi Riau tidak akan dapat berbuat banyak sehingga menjadi organisasi profesional dan mandiri tanpa ada kerja sama seluruh stake holders. Kekompakan dan keiklasan pengurus Himpaudi dari Pusat.(lim/rls)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Bangun Kemitraan Berkelanjutan, PTPN IV PalmCo Jadikan Petani Sawit Pilar Utama

PTPN IV PalmCo menegaskan komitmen kemitraan sawit berkelanjutan bersama petani binaan melalui akselerasi program Peremajaan…

21 jam ago

Sebanyak 38 Calon Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Kanwil Kemenhaj Riau Ungkap PT BMW Tak Berizin

Sebanyak 38 calon jemaah umrah di Riau gagal berangkat ke Tanah Suci akibat travel PT…

21 jam ago

Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Rohul, Bupati Anton Sebut Pramuka Benteng Generasi Muda Era Digital

Bupati Rohul Anton menegaskan Gerakan Pramuka harus tetap menjadi garda terdepan pembentukan karakter generasi muda…

22 jam ago

Satpol PP Pekanbaru Tegaskan Penertiban Prostitusi dan Tempat Asosial Terus Digelar Rutin

Satpol PP Kota Pekanbaru menegaskan penertiban lokasi prostitusi dan bioskop mini dilakukan secara rutin tanpa…

22 jam ago

Gol Tunggal Dimas Wicaksono Bawa PSPS Pekanbaru Tekuk Semen Padang FC 1-0

PSPS Pekanbaru berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Semen Padang FC lewat gol tunggal Dimas…

1 hari ago

Tembus 2.047 Kasus pada September, Penderita ISPA di Rokan Hulu Meningkat Signifikan

Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu mencatat lonjakan kasus ISPA hingga 137 persen sepanjang Agustus-September 2026…

1 hari ago