Categories: Pekanbaru

Kabel FO Semrawut Masih Menjuntai, DPRD Desak Penertiban dan Perizinan Tegas

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Keberadaan kabel fiber optik (FO) yang menjuntai semrawut di berbagai sudut kota kembali menuai sorotan. Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Rizky Bagus Oka, menilai persoalan ini bukan hanya merusak pemandangan kota, tetapi juga berdampak pada potensi pendapatan daerah yang tak tergarap.

“Banyak tiang dan kabel fiber optik berdiri tanpa izin. Ini bukan sekadar soal estetika, tapi juga soal ketertiban kota dan potensi PAD yang hilang,” ujar Bagus Oka, Selasa (8/7).

Ia menyayangkan masih adanya penyedia layanan jaringan yang menggunakan ruang publik tanpa melalui proses perizinan resmi. Padahal, penggunaan fasilitas umum seharusnya disertai retribusi sesuai aturan.

“Kalau terus dibiarkan, bukan hanya mengganggu tata kota, tapi juga bisa membahayakan warga. Sudah beberapa kali kabel jatuh dan makan korban,” tambahnya.

Menurut politisi Partai Gerindra ini, ketidaktegasan pemerintah dalam pengawasan dan penataan infrastruktur jaringan menjadi celah yang dimanfaatkan para provider.

“Provider dapat untung, tapi kota kita yang menanggung risiko. Ini tidak adil,” tegasnya.

Ia mendorong Pemko Pekanbaru untuk segera mendata ulang seluruh infrastruktur jaringan digital, mengevaluasi sistem perizinan, dan menindak pihak-pihak yang tidak patuh.

“Kami mendukung tumbuhnya usaha digital. Tapi pertumbuhan itu harus teratur, legal, dan memberi manfaat bagi warga, bukan sebaliknya,” pungkasnya.

Redaksi

Recent Posts

983 Mahasiswa Baru Ikuti PKKMB UHTP, Mendiktisaintek Tekankan Tridarma Perguruan Tinggi

Sebanyak 983 mahasiswa baru mengikuti PKKMB UHTP 2026. Kegiatan membekali mahasiswa dengan karakter, integritas, dan…

11 jam ago

Hilang Saat Memancing di Sungai Indragiri, Ahmad Diar Ditemukan Meninggal

Ahmad Diar, warga Tembilahan, ditemukan meninggal di Sungai Indragiri setelah dilaporkan hilang saat memancing di…

12 jam ago

Pemko Pekanbaru Gelar Salat Istiska di Tengah Kabut Asap Karhutla

Pemko Pekanbaru menggelar Salat Istiska untuk memohon hujan di tengah kabut asap kiriman akibat karhutla…

12 jam ago

Kabut Asap Pekanbaru Menebal, Jarak Pandang Pengendara Terbatas hingga 3 Kilometer

Kabut asap Pekanbaru makin pekat Rabu pagi dengan jarak pandang 2,5-3 km dan kualitas udara…

12 jam ago

Kapal Ro-Ro Masuk Docking, Pelayanan Penyeberangan Bengkalis Dikeluhkan Pengguna

Pengguna Ro-Ro Bengkalis mengeluhkan antrean hingga 3 jam akibat pengurangan armada yang masuk docking pada…

12 jam ago

Usai Penggeledahan Kejari, Bupati Asmar Pastikan Pemerintahan Meranti Tetap Berjalan

Bupati Meranti Asmar menghormati penyidikan dugaan korupsi anggaran kendaraan dinas, BBM, dan pelumas yang ditangani…

13 jam ago