Categories: Pekanbaru

Segera Gunakan Anggaran Covid-19

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pemerintah Kota Pekanbaru sudah melakukan pengeseran anggaran untuk pencegahan dan penanggulangan dampak Covid-19. Hal ini diminta untuk dapat secepatnya di cairkan dan di gunakan, dan jangan tunggu-tunggu lagi.

"Kami tegaskan, karena ini sudah menjadi perhatian bersama, maka kami minta kepada Pemerintah Kota untuk segera mencairkan dan menggunakan untuk Covid-19 ini," kata anggota DPRD Kota Pekanbaru, Sigit Yuwono, kepada wartawan, Rabu (8/4).

Untuk diketahui, DPRD Kota Pekanbaru  sudah menggeser Rp6,2miliar, dan anggaran ini diserahkan kepada empat Dinas yang ditetapkan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, BPBD, dan Diskes. "Tentunya sesuai aturan yang ditetapkan," ujarnya.

Disampaikan politisi Demokrat ini juga, sampai saat ini yang menjadi permasalahan itu dan harus menjadi fokus itu adalah alat pelindung diri (APD), tentunya untuk tenaga medis yang menjadi garda terdepan penanganannya. Selain itu juga bagi masyarakat pun diminta APD ini standby.

"Artinya, karena sudah menjadi hal wajib. Dan pemerintah juga akui APD ini masih kekurangan jadi APD harus menjadi prioritas," saran Sigit.

Selain itu, diminta juga APD ini harus mudah didapat, dan harganya juga harus dikontrol. "Sekarang masyarakat masih mengeluhkan harga masker itu luar biasa mahal. Dan ini terkesan ada yang bermain untuk kepentingan pribadi. Harusnya ini diawasi pemerintah," paparnya.

Maka dari itu, karena sudah ada pergeseran anggaran, maka Sigit mengusulkan masalah APD bisa teratasi. "Hal penting lagi adalah ketersediaan pangan atau sembako. Baik yang dibeli masyarakat, atau yang akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian bersama," tuturnya.

Ditegaskan Sigit juga, Pemerintah harus gerak cepat dalam upaya penanganan dan pencegahan Covid-19 meluas di Pekanbaru. "Pemerintah sebagaimana sudah ditugaskan ke empat OPD tadi harus benar-benar dapat bekerja cepat, dan maksimal dalam melawan virus corona ini," tegasnya.

Dampak Covid-19 ini disebutkan Sigit sudah mengancam semua lini, tidak hanya perekonomian, kesehatan, akan tetapi juga masalah kepedulian Pemerintah dipertaruhkan dalam upaya menyelamatkan daerah nya dari bahaya Covid-19.

Ditambah Pemko mau menerapkan karantina wilayah, dan juga pemberlakuan jam malam. "Ini harus benar-benar sudah siap. Jangan sampai menimbulkan masalah yang tidak diinginkan," tutupnya.(gus)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

37 menit ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

48 menit ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

1 jam ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

1 jam ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

2 jam ago

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Dikebut, Ditargetkan Dibuka Akhir 2026

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…

2 jam ago