Categories: Pekanbaru

Reses Dewan Fokus Masalah Banjir dan Lapangan Kerja

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Anggota DPRD Kota Pekanbaru Irman Sasrianto yang juga Ketua Fraksi PAN menggelar reses di Kecamatan Rumbai dan Rumbai Pesisir sebagai daerah pemilihannya (dapil) II Sabtu (7/3). Reses ini untuk medengar langsung aspirasi masyarakat dan untuk dikawal lalu direalisasikan.

Di hadapan masyarakat, Irman Sasrianto mengatakan Dapil II merupakan daerah langganan banjir. Sebentar saja hujan maka banjir pun datang. "Disebabkan karena pembangunan tidak memperhatikan dampak lingkungan, dan juga disebabkan sampah yang dibuang sembarangan," terang Irman.

Ia yang menggelar reses di dua tempat dalam satu hari, yakni di RT 5 RW 11, Kelurahan Limbungan Baru dan RT 1 RW 5 Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir.

Dari agenda reses ini, mayoritas yang hadir kaum ibu. Jumlah bapak kalah banyak pada reses Irman ini. Namun dari apa yang disampaikan warga kepada anggota dewan ini, tidak jauh dari persoalan infrastruktur, pendidikan, dan juga kesehatan. Termasuk juga masalah kesempatan kerja.

"Jadi memang keluhan dari masyarakat ini adalah yang kesekian kalinya diterimanya, tapi masyarakat tetap saja berharap dapat direalisasikan segera. Dan kita pun tidak akan putus asa untuk terus mengawal sampai direalisasikan," tegasnya.

Dikatakannya, dari 7 ketua Fraksi yang ada di DPRD Kota Pekanbaru, enam diantaranya berasal dari dapil II Rumbai-Rumbai Pesisir. "Maka nanti hasil reses ini akan dirembukkan bersama dan mencari skala prioritas mana yang akan didahulukan, dan yang pun diperjuangkan, salah satunya banjir," katanya.

Soal banjir ini, Irman juga mengimbau agar masyarakat dapat menjaga kebersihan dari sampah. "Karena banyak laporan, banjir karena sampah menutup drainase," terangnya.

Selanjutnya kepada perangkat daerah, Mulai dari Camat, lurah, sampai tingkat RT/RW senantiasa melakukan sosialisasi soal kebersihan lingkungan. "Karena juga kalau sudah terjadi baru terasa, maka buang lah dan buatlah tempat sampah yang benar dan jelas," ujar Irman.

Terkait soal lapangan pekerjaan, Irman mengatakan, menjadi tanggungjawab Pemko untuk menyediakan. Dan ini jug harus diprioritaskan oleh perusahaan-perusahaan yang beroperasi diwilayah Pekanbaru, tentu dalam hal rekrutmen tenaga kerja.

"Harus ada instruksi menggunakan tenaga kerja tempatan. Pemerintah harus bertanggung jawab," paparnya.

Karena memang, dari ingin bekerja nya anak -anak lulusan SMA untuk melanjutkan kuliah banyak yang tidak kuat biaya. "Maka jalannya adalah lapangan pekerjaan, dan ini harus siap," tegas Irman.

Disampaikan Irman, soal naker. Disebutkan Irman, komisi III dimana ia ditempatkan, sudah membahas dengan sejumlah HRD Perusahaan.

"Memang harus dikuatkan komitmen dengan aturan yang harus diterapkan," tuturnya.(gus)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Pasar Murah Kampar Sasar Enam Lokasi, Ini Daftar Komoditasnya

Dinas Perdagangan Kampar gelar operasi pasar di enam titik dengan menyediakan kebutuhan pokok harga terjangkau…

52 menit ago

Kapasitas Penyimpanan Kritis, Sistem E-Kinerja Pemkab Meranti Lumpuh Sementara

Server e-kinerja Pemkab Kepulauan Meranti sempat lumpuh akibat kapasitas penyimpanan penuh, Diskominfotik siapkan peningkatan infrastruktur.

1 jam ago

Dari Rp4.700 ke Rp2.700, Harga Kelapa Inhil Anjlok Nyaris 40 Persen

Harga kelapa di Inhil turun hampir 40 persen jadi Rp2.700/kg. Petani terpukul jelang Lebaran dan…

1 jam ago

Pro-Kontra Penutupan Jembatan Sungai Sinambek di Sentajo Raya

Jembatan Sungai Sinambek yang sempat ditutup karena rusak parah kembali dibuka warga, Bupati Kuansing ancam…

2 jam ago

Tanpa APBD, 1.000 Titik WiFi Gratis Hadir untuk Warga Pekanbaru

Pemko Pekanbaru luncurkan program 1.000 titik WiFi gratis bekerja sama dengan APJII, tanpa menggunakan APBD.

2 jam ago

Absen 28 Hari Bisa Dipecat, Bupati Siak Tegakkan Disiplin ASN

Bupati Siak siapkan pemberhentian hampir 100 ASN yang mangkir lebih 28 hari. Penegakan disiplin demi…

2 jam ago