Categories: Pekanbaru

PPKM di Pekanbaru Turun Level, Jalan Tetap Disekat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Pekanbaru turun level dari 4 ke 3. Meski sudah turun level, penyekatan jalan masih dilakukan oleh petugas Satlantas Polresta Pekanbaru.

Kasatlantas Polresta Pekanbaru AKP Angga Wahyu Prihantoro mengatakan, penyekatan ruas jalan dalam kota masih tetap dilakukan seperti sebelumnya pada saat PPKM  level 4. "Penyekatan masih terus dilakukan. Titiknya sama seperti penyekatan yang sebelumnya," ujar AKP Angga Wahyu Prihantoro kepada Riau Pos, Selasa (7/9).

Ia menyebut, penyekatan guna membatasi mobilisasi masyarakat. Saat ditanya apakah ada pelonggaran penyekatan atau tidak, Kasatlantas mengatakan akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dan  Satuan Tugas (Satgas) Covid-19.

"Kami juga terus berkoordinasi dan menunggu informasi dari tim gugus tugas sampai kapan akan dilaksanakan penyekatan," katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Pekanbaru Firdaus menyatakan, penyekatan ruas jalan dalam kota terus berlanjut. Penyekatan tetap dilakukan walupun Kota Pekanbaru menerapkan PPKM level 3 maupun 2.

Ia menyebut penyekatan guna membatasi mobilisasi masyarakat. Namun, nantinya bakal ada pelonggaran penyekatan jika PPKM turun level.

"Untuk free total penyekatan jalan tidak bisa. Tidak bisa kami longgarkan," kata Wako.

Menurutnya, pelonggaran diberikan seiring PPKM level 4 berakhir. Ada pergeseran titik dan jumlah ruas jalan yang dilakukan penyekatan. Seperti akses ke pusat per dagangan atau perbelanjaan akan dilancarkan.

"Jalan protokol seperti, Jalan Jenderal Sudirman itu mesti (sekat, red). Nanti tekniknya diatur, misalkan untuk ekonomi jalan mau ke MP (Mal Pekanbaru) itu digeser sedikit penyekatan, supaya akses masyarakat ke aktivitas ekonomi lebih mudah".

Ia menyebut, penyekatan jalan tidak terlepas dari arahan pemerintah pusat dan kepolisian. Nanti untuk pergeseran titik akan dibantu oleh kepolisian khususnya Satlantas mengatur titik penyekatan.

Selain itu, skema penyekatan akan dirubah. Penyekatan juga dilakukan di daerah (kecamatan) zona merah. Mobilitas masyarakat yang berada di kecamatan zona merah bakal dibatasi.

Pembatasan guna menekan penyebaran Covid-19. Ia mengatakan ini salah satu upaya pemerintah untuk pengendalian pandemi Covid-19. Masyarakat diimbau agar tetap menjalankan prokes serta jika tidak berkepentingan untuk tidak keluar rumah.(dof)

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

HUT ke-242 Pekanbaru, Wako Agung Luncurkan Logo dan Uji Coba Bus Listrik

Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…

8 jam ago

68 Petugas Sensus Ekonomi Siak Resmi Dikukuhkan, Bupati Afni Tekankan Integritas dan Kejujuran

Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…

8 jam ago

Karhutla Kembali Mengganas di Rupat, Dua Helikopter Water Bombing Diterjunkan

Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…

9 jam ago

Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Sebut Dana Rp1 Miliar Dilaporkan Langsung ke Gubernur

Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…

1 hari ago

Kasus Penyerangan Pekerja PT SBP, Korban Bertambah dan Pelaku Belum Ditangkap

Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…

1 hari ago

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi MBG, Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Ditahan

Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…

1 hari ago