Categories: Pekanbaru

Fokus Benahi Pelanggaran Izin HGU

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau saat ini tengah fokus membenahi pelanggaran izin hak guna usaha (HGU). Di mana, berdasarkan hasil pansus monitoring terdapat beberapa perusahaan yang melanggar. Hal itu juga bersamaan dengan temuan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyatakan banyaknya perusahaan perkebunan di Riau melanggar HGU yang diberikan.

Bahkan beberapa waktu lalu, DPRD dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Riau Asri Auzar mendatangi salah satu perusahaan di Kabupaten Bengkalis.

Sekretaris Komisi III DPRD Riau Suhardiman Amby yang juga mantan Ketua Pansus Monitoring meminta agar seluruh pihak ikut terlibat dalam mengusut tuntas dugaan pelanggaran HGU oleh perusahaan yang telah didatangi dewan. Karena, persoalan tersebut merupakan masalah besar yang harus diperjelas.

Apalagi, jika terbukti benar maka dugaan kejahatan yang dilakukan sudah masuk ke dalam ranah pidana dengan ancaman hukuman penjara selama 8 tahun serta denda Rp12 miliar.

“Ini merupakan tindak lanjut dan tindakan tegas atas temuan kami Pansus Monitoring. Berdasarkan data yang kami punya ada sekitar 2 ribu hektar lahan yang dilanggar. Ini kan sudah masuk ke kriminal. Apalagi ini sudah menjadi atensi pemerintah pusat sekaligus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” ujarnya.

Ada beberapa indikasi dugaan pelanggaran yang dilakukan perusahaan dimaksud. Pertama adalah merambah di luar izin HGU yang diberikan oleh Kementerian LHK. Indikasi tersebut terlihat dari peta yang dimiliki DPRD pada pansus monitoring beberapa tahun silam. Selain melanggar izin, perusahaan juga dinilai dewan tidak membayarkan pajak. Sehingga hal itu mengarah kepada dugaan pelanggaran lain yakni pengemplangan pajak. Dirinya memastikan bahwa kasus tersebut akan terus dikawal oleh DPRD Riau hingga tuntas.

“Kami akan terus mengawal kasus yang saat ini sudah ditangani oleh PPNS DLHK Provinsi Riau. Kami juga minta penyidik juga serius dalam mengungkap kasus ini ke publik secara terang benderang,” tambahnya.(nda)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Minyak, Perang, dan Rapuhnya APBN Kita

Konflik Timur Tengah picu lonjakan harga minyak global. Indonesia dinilai rentan akibat ketergantungan impor energi…

18 jam ago

Hotel Aryaduta Pekanbaru Ikut Earth Hour, Padamkan Lampu Demi Bumi

Hotel Aryaduta Pekanbaru ikut Earth Hour dengan aksi padamkan lampu. Kampanye ini ajak masyarakat peduli…

18 jam ago

LPJU Tak Berfungsi, Jalan Sudirman Pekanbaru Jadi Rawan Kecelakaan

Lampu jalan di Jalan Sudirman Pekanbaru banyak tak berfungsi. Pengendara mengeluh karena gelap dan rawan…

19 jam ago

Tak Ada Toleransi, ASN Mangkir Usai WFA Siap Disanksi

ASN Pemprov Riau wajib kembali masuk kantor usai WFA berakhir. Pengawasan diperketat, tak ada toleransi…

19 jam ago

Pemko Pekanbaru Minta Provider Pindahkan Kabel ke Bawah Tanah

Pemko Pekanbaru dorong kabel fiber optik dipindahkan ke bawah tanah. Langkah ini untuk menata kota…

19 jam ago

Truk Tangki Hantam Motor di Minas, Dua Orang Tewas di Tempat

Kecelakaan maut di Minas, Siak, dua pengendara motor tewas setelah ditabrak truk tangki. Diduga truk…

19 jam ago