Categories: Pekanbaru

Pekanbaru Jadi Kota dengan Ketimpangan Gender Terendah

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat Indeks Ketimpangan Gender (IKG) tahun 2023 sebesar 0,458, turun 0,015 poin dibandingkan tahun 2022 yang sebesar 0,473.

Menurut Kepala BPS Provinsi Riau Asep Riyadi, menurunnya IKG dipengaruhi oleh perbaikan seluruh dimensi yaitu dimensi kesehatan reproduksi, dimensi pemberdayaan, dan dimensi pasar tenaga kerja. ‘’Perbaikan dimensi kesehatan reproduksi dipengaruhi oleh perbaikan indikator wanita melahirkan tidak di fasilitas kesehatan yang turun dari 15,9 persen tahun 2022 menjadi 15,2 persen pada tahun 2023,’’ paparnya, belum lama ini.

Perbaikan dimensi pemberdayaan dipengaruhi oleh perbaikan indikator keterwakilan perempuan di legislatif dan persentase perempuan 25 tahun ke atas yang berpendidikan SMA ke atas yang meningkat. Persentase perempuan yang menjadi anggota legislatif meningkat dari 21,54 persen tahun 2022 menjadi 23,08 persen pada tahun 2023.

Sementara itu, persentase perempuan meningkat dari 43,24 persen tahun 2022 menjadi 43,27 persen, sedangkan persentase laki-laki menurun dari 45,76 persen menjadi 45,75 persen pada tahun 2023.

Pada tahun 2023, ketimpangan gender paling rendah dicapai oleh Kota Pekanbaru, diikuti oleh Kota Dumai dan Kabupaten Kepulauan Meranti. Sebanyak sembilan kabupaten kota mengalami penurunan ketimpangan gender. ‘’Sedangkan Kabupaten Indragiri Hulu mengalami penurunan ketimpangan gender paling tinggi. Penurunan ketimpangan gender di Kabupaten Indragiri Hulu terutama didorong oleh perbaikan dimensi kesehatan reproduksi,’’ jelasnya.

Proporsi perempuan pernah kawin usia 15-49 tahun yang melahirkan hidup tidak di fasilitas kesehatan menurun sebesar 0,019 poin dan proporsi perempuan pernah kawin usia 15-49 tahun yang saat melahirkan hidup pertama berusia < 20 tahun menurun sebesar 0,023 poin.

‘’Kesimpulannya, dari 12 kabupaten kota di Riau, terdapat dua kota yang capaian IKG nya lebih baik dibandingkan capaian Riau yang mencapai 0,458 pada tahun 2023. Hal ini menunjukkan masih adanya disparitas ketimpangan gender antar kabupaten kota di Riau,’’ ujarnya.(azr)

Redaksi

Recent Posts

Adab di Atas Ilmu (Urgensi Pendidikan Karakter di Era Modern)

​Fenomena “pintar tetapi tidak benar” semakin marak terjadi. Sebagai contoh, seorang teknokrat atau ahli teknologi…

15 jam ago

Rayakan 30 Tahun IVF, Mahkota Medical Center Perkuat Layanan Fertilitas untuk Pasangan Indonesia

Mahkota Medical Center merayakan 30 tahun layanan IVF dengan gathering pasien di Pekanbaru serta edukasi…

15 jam ago

BRI Konsisten Jadi Sponsor Fun Bike Riau Pos, Tegaskan Hubungan Kemitraan Erat

BRI mendukung Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk sinergi kemitraan. Hubungan kedua perusahaan disebut…

17 jam ago

Tembus Pasar Dunia, 1.217 UMKM Catat Transaksi Rp2 Triliun Lebih di 2025

Sebanyak 1.217 UMKM berhasil menembus pasar ekspor pada 2025 dengan transaksi 134,87 juta dolar AS…

18 jam ago

PCR dan Univrab Resmi Kerja Sama dengan MAN 2 Pekanbaru, Ini Fokus Programnya

PCR dan Univrab teken MoU dengan MAN 2 Pekanbaru untuk pengembangan multimedia, kesehatan siswa, hingga…

18 jam ago

Jelang Imlek dan Ramadan, Siak Siapkan Aturan Ketat: Petasan hingga Ceramah Disorot

Pemkab Siak rekomendasikan pembatasan petasan, pengawasan THM, dan ceramah bebas ujaran kebencian jelang Imlek dan…

18 jam ago