Categories: Pekanbaru

APILL Simpang Panam Perlu Diaktifkan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Salah satu masalah krusial macet di Simpang Panam (persimpangan Jalan Kubang Raya – Jalan Garuda Saksi – Jalan HR Soebrantas) adalah sempitnya ruas jalan tersebut. Menurut pengamat dan juga praktisi tata kota Dr Ir Muhammad Ikhsan MSi, selain diperlukan pelebaran jalan, alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) juga perlu diaktifkan.

"Solusinya pelebaran untuk jalan lingkar Kubang Raya – Garuda Sakti. Jalan itu sempit, hanya dua lajur, padahal untuk volume lalu lintas sepadat sekarang, harus dibuat empat lajur. Belum perlu fly over di Simpang Panam saat ini. Asalkan jalan Kubang dan Garuda Sakti dilebarkan,"saran Dr Ikhsan, Selasa (5/4).

Pelebaran ini menurut Dr Ikhsan mendesak karena persimpangan tersebut sangat semrawut, macet dan berbahaya. Apalagi pada pekan lalu seorang pengendara motor tewas tertabrak truk di persimpangan tersebut.

Usai proyek pelebaran selesai, penggunaan alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) di persimpangan tersebut harus diaktifkan kembali. Selain itu, pada titik persimpangan itu juga perlu pelebaran pada sudut Jalan Garuda Sakti – HR Soebrantas yang menurut Dr Ikhsan masih terlalu sempit.

"Pelebaran jalan lingkar ini juga nanti menjadi solusi mengurai kepadatan akibat truk di Jalan Soekarno-Hatta, SM Amin dan juga HR Soebrantas. Karena selama ini, truk-truk berat itu menghindari Simpang Panam dengan melewati jalan-jalan dalam kota itu,"kata Dr Ikhsan.

Pelebaran jalan lebih tepat ketimbang membangun fly over, menurut Dr Ikhsan karena  biayanya murah. Selain itu, pembangunan fly over tanpa pelebaran dianggap belum efektif mengatasi masalah akut Simpang Panam. Untuk biaya, Dr Ikhsan memperkirakan, hanya akan menghabiskan biaya sekitar Rp150 miliar.

"Pelebaran jalannya sepanjang 16 km, Kubang Raya 12,5 km dan Garuda sakti 3,5 km. Jadi perkiraan biayanya, Rp100 miliar biaya konstruksi jalan dan fasilitas jalan, pembebasan sekitar Rp50 miliar. Totalnya 150 miliar, itu sama dengan biaya bangun fly over Simpang SKA Rp150 miliar. Masih murah,"jelas Dr Ikhsan.

Selain lebih murah,  efektivitas untuk mengatasi masalah transportasi di banyak jalan cukup tinggi. Pelebaran dua jalan itu menurut Dr Ikhsan akan mengatasi masalah kepadatan serentak di Jalan Soekarno-Hatta, Jalan SM Amin, Jalan HR Soebrantas, Jalan Kubang Raya dan Jalan Garuda Sakti, dalam satu proyek pembangunan. Usulan pelebaran jalan ini sendiri menurut Dr Ikhsan sudah mendapat dukungan dari anggota DPR RI Syahril Aidi. Pada akhir tahun lalu, Syahrul Aidi sempat berjanji akan memperjuangkan usulan tersebut. Sekarang tinggal Pemerintah Kota Pekanbaru dan Pemerintah Provinsi Riau-lah yang harus mengambil peran aktif. Terutama dalam proses ganti rugi lahan apabila itu diperlukan.(end)

 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Besok Pagi! Bergerak Bersama Mitsubishi Motors dan Riau Pos Hadirkan Rifat Sungkar di Pekanbaru

Mitsubishi Motors bersama Riau Pos menggelar Bergerak Bersama di Grand Ubud Pekanbaru dengan beragam aktivitas…

11 jam ago

Pemko Pekanbaru Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah, Layanan Pengaduan SPMB Dibuka

Pemko Pekanbaru membuka layanan pengaduan dan jalur pemenuhan kuota SPMB SMP 2026 agar seluruh anak…

1 hari ago

PKL Kembali Menjamur di Sekitar Jembatan Siak IV, Satpol PP Pastikan Penertiban Berlanjut

PKL kembali bermunculan di Jalan Sudirman Ujung dekat Jembatan Siak IV. Satpol PP Pekanbaru menegaskan…

1 hari ago

BBM Langka di Pulau Bengkalis, Pertalite Eceran Tembus Rp25 Ribu per Liter

Kelangkaan BBM di Pulau Bengkalis membuat warga kesulitan beraktivitas. Antrean panjang terjadi di SPBU, sementara…

2 hari ago

Tak Seramai Tahun Lalu, Animo Pengunjung Festival Bakar Tongkang Rohil Berkurang

Festival Bakar Tongkang 2026 di Bagansiapiapi berlangsung lancar, namun jumlah pengunjung menurun. Tiang tongkang roboh…

3 hari ago

Pendaftaran SPMB SD Pekanbaru Ditutup Hari Ini, Pengumuman Dijadwalkan 3 Juli

Hari terakhir pendaftaran SPMB SD Negeri Pekanbaru diwarnai kedatangan wali murid ke sekolah untuk memastikan…

3 hari ago