Categories: Pekanbaru

Wako Pekanbaru Minta DLHK Gerak Cepat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Lelang pengangkutan sampah di Kota Pekanbaru tahap II saat ini belum tuntas pasca-lelang pertama gagal dilaksanakan. Dinas terkait diminta bergerak cepat. Terutama dalam mengatasi tumpukan sampah yang semakin menggunung di beberapa lokasi.

Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT, Senin (8/2) , meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru sebagai dinas teknis untuk bergerak cepat dalam pengelolaan pengangkutan sampah. ‘’Maka harus gerak cepat dan ini saya selalu ingatkan. Bekerja keras, bekerja cerdas, dan harus ikhlas," kata Wako, Senin (8/2).

Menurut Wako, pengelolaan pengangkutan sampah ini merupakan pelayanan publik yang tiada hentinya. Layanan ini berpacu dengan waktu. Layanan ini setiap waktu diperlukan oleh masyarakat.

Maka dari itu, dinas teknis diminta tidak lalai dalam pemberian atau pengelolaan layanan ini. Mereka diminta harus bekerja ekstra dan mengambil langkah cepat terkait pengelolaan sampah dalam masa transisi. "Kalau sedikit saja lalai, maka beban akan menumpuk. Persoalan akan semakin banyak," tegasnya.

Ia mengungkapkan, saat ini DLHK Pekanbaru sudah melakukan proses lelang untuk menunjuk rekanan dalam pengelolaan angkutan sampah. Lelang sudah dilakukan sejak Januari 2021.

Wako tak menampik adanya kendala dalam proses lelang. Lelang pertama ada penolakan, terkait peserta lelang yang tidak lolos seleksi administrasi akibat tidak memenuhi persyaratan. "Lelang itu satu bulan, sudah ada Kepres-nya. Namun kita berharap akhir Februari ini sudah ada pemenang lelang," ungkapnya.

Saat ini pengangkutan sampah dalam swakelola DLHK Kota Pekanbaru. Armada yang mengangkut sampah hanya sebanyak 43 unit. Jumlah kendaraan untuk mengangkut sampah saat ini belum memadai. Dalam pengelolaan oleh pihak ketiga, idealnya armada yang mengangkut sampah di Pekanbaru mencapai 80 unit.

Pada 2018 hingga 2020 lalu, ada dua pihak pengelola angkutan sampah yang dikerjasamakan. Yaitu PT Samhana Indah dan PT Godang Tua Jaya.

Pengangkutan sampah dengan melibatkan pihak ketiga di Pekanbaru dengan sistem multiyears berakhir tahun 2020 lalu. Untuk menentukan pihak ketiga yang akan melakukan Pengangkutan tahun 2021 ini, maka lelang kembali harus dilakukan.

Lelang pengangkutan sampah ini diajukan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru pada 10 Desember 2020 lalu dan ditayangkan 4 Januari 2021. Lelang tahun ini dibuka untuk dua zona kerja dan sudah 47 perusahaan yang mengikuti lelang.

Dari informasi yang ada di website lpse.pekanbaru.go.id, di zona 1 lelang diikuti 21 perusahaan. Sedangkan di zona 2 diikuti 26 perusahaan. Setelah penawaran berakhir akan dievaluasi oleh Pokja.Pada zona 1 nilai kegiatan yang dilelang sebesar Rp22.897.557.000. Sementara di zona 2 mencapai Rp21.609.700.000.

Masalah muncul saat tahap evaluasi kualifikasi. Dari 47 perusahaan yang mendaftar, hanya empat perusahaan yang melengkapi berkas. Yakni, dua di zona 1 dan dua di zona 2. Dari empat perusahaan, tidak ada yang lulus evaluasi kualifikasi.(ali)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

1 hari ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

1 hari ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

1 hari ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

1 hari ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

1 hari ago

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Dikebut, Ditargetkan Dibuka Akhir 2026

Pembangunan Simpang Arifin Achmad-Sudirman Pekanbaru sudah mencapai 30 persen dan ditargetkan rampung serta dibuka pada…

1 hari ago