Categories: Pekanbaru

Calon Komut dan Direksi BRK Belum Dikirim ke OJK

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Meskipun dari hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Bank Riau Kepri (BRK) beberapa waktu lalu, telah menetapkan calon Komisaris utama (Komut) dan direksi. Namun hingga saat ini, nama para calon tersebut belum dikirimkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdaprov Riau, Mardoni Akrom mengatakan, belum dikirimkannya nama-nama calon Komut dan direksi tersebut dikarenakan masih ada persyaratan yang sedang dilengkapi pihak BRK.

"Setelah RUPS menetapkan calon Komut dan direksi, ada persyaratan yang harus dipenuhi sebelum diserahkan ke OJK. Seperti persyaratan administrasi," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, saat ini persyaratan tersebut masih disiapkan oleh pihak BRK. Hanya saja seperti apa teknisnya, pihaknya tidak mengetahui. Karena setelah pelaksanaan RUPS, pihak Pemprov Riau dianggap sudah menyelesaikan tugasnya.

"Itu saat ini yang sedang dipersiapkan BRK. Kalau teknisnya BRK yang mengetahui, karena mekanisme ini sudah kewenangan BRK. Karena fungsi pemerintahan hanya menjalankan Permendagri 37 sampai ke RUPS. Setelah itu kewenangan BRK menyiapkan berkas untuk diserahkan ke OJK," jelasnya.

Pihaknya optimistis, jika seluruh persyaratan administrasi sudah dilengkapi pihak BRK. Maka OJK akan cepat memprosesnya dan kembali menyerahkan data ke BRK. Karena, seluruh calon tersebut sudah melakukan penilaian oleh panitia seleksi (Pansel) pimpinan BRK.

"Dari seluruh calon tiga direktur BRK yang diusulkan pansel sudah penuhi syarat. Makanya kemarin pansel membuat persyaratan untuk calon sesuai aturan yang ada di Permendagri dan OJK. Jadi persyaratan itu untuk meminimalisir agar usulan itu tidak dikembalikan OJK," sebutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Bank Riau Kepri (BRK) yang dilaksanakan Jumat (17/1) selesai dilaksanakan. Para pemegang saham sudah menyepakati untuk memilih para calon guna mengisi kekosongan posisi komisaris utama (Komut) dan dewan direksi yang selama ini kosong.

Komisaris Bank Riau Kepri, Taufiqqurahman mengatakan, pada RUPS tersebut, para pemegang saham memutuskan masing-masing dua nama untuk posisi Komut dan tiga posisi direksi Bank Riau Kepri yang kosong.

"RUPS berjalan lancar dan kondusif. Para pemegang saham sepakat dengan nama-nama calon komut dan direksi yang diusulkan Gubernur Riau dalam RUPS dan merupakan hasil seleksi dari Timsel," kata Taufiq.

Nama-nama kandidat pengurus Bank Riau Kepri yang disepakati dalam RUPS-LB adalah, Yan Prana Jaya dan Indra sebagai calon Komut Bank Riau Kepri, serta Andi Buchori dan Nizam Putih sebagai calon direktur utama.

Kemudian Denny Mulia Akbar dan Said Syamsuri sebagai calon direktur operasional. Terakhir, MA Suharto dan Muhammad Jazuli sebagai calon direktur dana dan jasa.(sol)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Pemkab Inhil Usulkan Revitalisasi 157 Sekolah, Dari PAUD hingga SMP

Pemkab Inhil mengusulkan revitalisasi 157 sekolah pada 2026 guna memperbaiki bangunan rusak dan meningkatkan kualitas…

22 menit ago

59 CPNS Rohul Formasi 2024–2025 Resmi Terima SK PNS

Sebanyak 59 CPNS formasi 2024–2025 di Pemkab Rohul resmi menerima SK dan diangkat sebagai PNS…

1 jam ago

Lebih 5 Tahun Tak Diaspal, Jalan ke Pelabuhan Internasional Selatbaru Memprihatinkan

Jalan menuju Pelabuhan Internasional Selatbaru Bengkalis rusak parah dan dikeluhkan warga. Pemkab memastikan perbaikan dilakukan…

2 jam ago

ASN dan PPPK Inhu Tersangkut Narkoba, Sanksi Berat Menanti

Lima ASN Inhu diduga terlibat narkoba. Tiga orang diproses hingga pengadilan, sementara dua lainnya dikembalikan…

3 jam ago

Polda Riau Bongkar Penampungan Emas Ilegal di Kuansing, Pengepul Ditangkap

Polda Riau mengungkap penampungan emas ilegal hasil PETI di Kuansing. Polisi menangkap pengepul dan menyita…

4 jam ago

Ribuan PPPK Paruh Waktu Rohul Belum Terima Gaji Januari 2026

Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…

24 jam ago