Categories: Pekanbaru

Pemko Diingatkan untuk Fokus Bangun Drainase

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Baru hitungan bulan diperbaiki dengan sistem overlay, jalan-jalan di dalam Kota Pekanbaru mulai rusak lagi. Penyebabnya adalah genangan air yang diakibatkan tidak berfungsinya drainase di kiri kanan jalan.

Untuk kerusakan jalan pascaoverlay itu diantaranya, Jalan Delima, Srikandi, Cipta Karya. Ada juga jalan bekas galian pekerjaan SPALDT, setelah di tutup, kembali berlubang, Jalan Rajawali, Jalan Ahmad Yani, Jalan Ahmad Dahlan, dan banyak lagi.

Dikhawatirkan, jika kondisi seperti ini lamban penanganannnya, maka dipastikan akan menjadi ancaman bagi pengguna jalan, apalagi saat waktu malam.

”Memang banyak aspirasi war­ga yang sampai ke kita soal jalan rusak, yang kemarin sudah di-overlay, kini kembali rusak itu. Penyebabnya, bisa jadi proses overlay-nya tidak rata sehingga menjadi tempat air menetap yang sedikit-sedikit masuk lama-lama menjadi lubang kecil dan membesar,” kata anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Wan Agusti SH MH kepada wartawan, akhir pekan lalu.

Namun berdasarkan informasi dari warga, penyebab banjir itu ialah tidak adanya draianse disejumlah jalan. Adapun drainase tapi tidak berfungsi, karena tersumbat, terjadi pendangkalan dan sebainya.

”Makanya, untuk tahun ini, kita OPD terkait supaya bisa fokus menangani masalah ini, pastikan semua jalan itu drainase itu ada dan berfungsi. Karena kalau hanya fokus membangun jalan saja, tidak ada drainase maka umur jalan dipastikan tidak akan lama,” tuturnya.

Untuk jalan-jalan yang kembali rusak bekas dari pekerjaan pembangunan SPALDT itu, politisi Gerindra ini juga minta ketegasan kepada Pemko, karena yang merusak jalan itu adalah dampak dari pekerjaan galian, maka Pemko diminta tegas kepada pihak kontraktornya.

”Tentu untuk bertanggugjawab, atau minta pertanggungjawabannya. Kembalikan  kondisi jalan seperti semula, mulus dan tidak ada libang-lubangnya,” paparnya.

Begitu juga untuk pekerjaan saat ini, disebutkannya, masih ada pekerjaan yang menggali jalan. ”Ini kita minta pemko awasi sampai selesai, jalan yang digali tidak menimbulkan masalah di kemudian hari, artinya perbaiki rapi lagi,” harapnya.(gus)

Redaksi

Recent Posts

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

6 jam ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

6 jam ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

6 jam ago

Diserahkan Menteri PPPA, Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho Sabet Penghargaan Nasional

Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…

6 jam ago

BMKG Deteksi 71 Titik Panas di Riau, 10 Daerah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…

7 jam ago

Dampak Asap Karhutla Makin Pekat, Pemkab Kuansing Liburkan Sekolah Dua Hari

Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…

18 jam ago