MHD AKHWAN/RIAUPOS PADAT: Kepadatan kendaraan di Jalan Soekarno-Hatta persimpangan SKA ketika akhir pekan, berbanding dengan kendaraan yang melintas di atas flyover yang tampak lengang, Pekanbaru, Ahad (6/10/2019).
(RIAUPOS.CO) — KONDISI lalu lintas di persimpangan Jalan Melati-Garuda Sakti, Panam sangat semeraut. Ini disebabkan oleh keberadaan alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) sudah sejak lama tidak menyala. Pasalnya, meskipun sudah terpasang, namun alat ini tidak berfungsi.
Seorang warga, Surya mengatakan bahwa APILL seperti hanya sebagai pajangan saja, bahkan keberadaan APILL pun telah lama dibiarkan mati. Meskipun sudah banyak dikeluhkan masyarakat, namun hingga saat ini belum ada tanggapan serius dari pihak pemerintah.
“Ginilah lampunya mati tidak berfungsi, jadi pajangan aja di situ. Padahal sudah terpasang, kenapa tidak difungsikan seja,” katanya, Ahad (6/10).
Pengendara sepeda motor, Nadia menyebutkan hampir setiap hari terjadi kemacetan dilokasi ini. Terutama pada sore hari ketika banyak masyarakat pulang dari aktivitas bekerja. “Setiap hari macet di sini, soalnya banyak mobil besar lewat, sementara jalanan sempit,” jelasnya.
Nadia juga meminta agar APILL kembali dihidupkan. Selain itu, ia juga meminta agar jalan segera diperbesar. Karena menurutnya, kemacetan terjadi disebabkan oleh sempitnya jalan dan ramainya pengendara.
“Kalau bisa jalan ini diperbesar supaya tidak macet lagi, lampu ini juga difungsikan lagi betul-betul jangan cuma diletak di satu sisi aja, atau bikin seperti di simpang 4 lain,” pungkasnya.(*/ksm)
Laporan SOLEH SAPUTRA, Kota
Kasus dugaan SPPD fiktif dan makan minum Setwan Pekanbaru masih disidik. Lebih 100 saksi diperiksa…
Sebanyak 101 Koperasi Merah Putih telah terbentuk di Kepulauan Meranti, namun hingga Agustus 2026 belum…
Jonatan Christie menang atas Matthias Kicklitz di Kejuaraan Dunia BWF 2026. Rehan/Gloria juga melaju setelah…
RAPP mendukung Pacu Jalur Nasional 2026 di Kuansing dengan total Rp350 juta, termasuk bantuan kebersihan…
Pemko Pekanbaru memperbaiki Jalan Teratai sepanjang 783 meter sekaligus membenahi drainase tersumbat untuk mengurangi genangan…
Unri mengenalkan Smart Posyandu kepada 35 kader dari 18 posyandu di Pandau Jaya untuk mendukung…