Categories: Pekanbaru

Pemilihan Ketua RW Tuai Polemik

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tak terima kalah dalam pemilihan Ketua rukun warga (RW) 02, Kelurahan Rintis, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru, salah satu kandidat, Wali Saputra melapor. Ia melaporkan hasil pemilihan yang digelar 19 Juli 2020  lalu ke Lurah Rintis.

Pemilihan itu diikuti tiga kandidat. Mereka yakni Joko Prihatno, Wali Saputra dan Chandra Wisnu. Lalu, Chandra Wisnu yang keluar sebagai pemenang. Akan tetapi, kemenangannya tak diakui oleh Wali Saputra. Padahal, dalam pelaksanaannya juga dihadiri seluruh unsur terkait.

Mulai dari Sekretaris Lurah Rintis, Babinkamtibmas, Babinsa, Ketua Forum RT/RW, RW demisioner dan undangan lainnya.

Dari hasil pemilihan yang digelar secara demokrasi tersebut, pemenangnya terpilih Chandra Wisnu dengan perolehan suara 116, peringkat kedua Wali Saputra dengan 71 suara, dan peringkat ketiga  Joko Prihatno dengan 6 suara.

"Sampai sekarang, hasil pemilihan RW 02 ini tak dijalankan. Bahkan, Lurah Rintis kini menunjuk pelaksana tugas (Plt) untuk RW 02, yakni Sekretaris Lurah (Seklur) Rintis. Tentunya ini menjadi masalah baru," kata mantan Ketua RW 02 Rintis yang juga Ketua RW 02 demisioner, Heri Pribasuki, Ahad (6/9).

Tokoh masyarakat di Kelurahan Rintis sangat menyayangkan sikap yang diambil Lurah Rintis, dengan menunjuk Plt RW 02. Sebab, hasil pemilihan tidak melanggar aturan yang ada.

"Kita dapat informasi, kandidat yang kalah melaporkan ke Lurah. Karena pemenang belum menikah. Inikan cari kesalahan saja. Padahal, dalam aturan itu tak ada," sebutnya.

Hal yang sama juga disampaikan Chandra Wisnu, pemenang pemilihan RW 02 Rintis. Katanya, selaku perpanjangtangan pemerintah, lurah diminta netral. Tidak justru memecah belah warga.

Sebab, hasil pemilihan ini murni pilihan masyarakat. Tanpa ada intervensi apapun. "Lurah harus mengeluarkan kebijakan yang adil. Dengan menerima hasil pemilihan kemarin. Jika dalam beberapa hari ke depan tidak ada keputusan, maka saya dan masyarakat akan melaporkan hal ini ke Walikota dan DPRD Pekanbaru," janjinya.

Terpisah, saat dikonfirmasi wartawan ikhwal ini, Lurah Rintis, Nurhaida Ritonga tak bergeming. Berkali-kali dihubungi via telepon, tak direspon. Begitu juga dengan pesan via WhatsApp, tak digubris, hingga berita ini dirilis.

Sementara itu, anggota DPRD Pekanbaru, Aidil Amril S Sos ketika dikonfirmasi terkait persoalan ini, sangat menyayangkan sikap oknum lurah tersebut.

Dia menegaskan, seharusnya apa yang sudah menjadi kesepakatan, apalagi pemilihan sudah diselenggarakan sesuai aturan, tinggal disahkan dan didefenitifkan saja.

"Kita harapkan segera diselesaikan permasalahan ini. Jika sesuai aturan, maka lantik RW pilihan masyarakat ini. Jangan ada yang bermain di sini," pintanya. (gus)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Tekan Balap Liar dan Knalpot Brong, Polisi Sita 12 Motor di Pekanbaru

Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…

16 jam ago

Inovasi Layanan Umrah, Menang Tour & Travel Launching MMC

PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…

16 jam ago

Baznas Riau Catat Zakat ASN Pemprov Riau Tembus Rp52 Miliar

Baznas Riau mencatat zakat ASN Pemprov Riau tahun 2025 mencapai Rp52,5 miliar dan terus mengoptimalkan…

17 jam ago

Penolakan Relokasi Menguat, Masyarakat Cerenti Tanda Tangani Petisi

Masyarakat Cerenti menggelar aksi damai dan menandatangani petisi menolak rencana relokasi warga TNTN ke Desa…

17 jam ago

Kantin SDN 169 Pekanbaru Terbakar Dini Hari, Damkar Kerahkan 5 Unit

Kantin SDN 169 Pekanbaru terbakar dini hari. Lima unit damkar dikerahkan untuk memadamkan api dan…

17 jam ago

Dermaga Peranggas Meranti Kian Memprihatinkan, DPRD Minta Perhatian Pemerintah

Dermaga Peranggas di Kepulauan Meranti kian memprihatinkan dan dinilai tak layak pakai. DPRD mendesak pemerintah…

18 jam ago