Categories: Pekanbaru

RS Awal Bros Lakukan Aksi Tanam Pohon

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dalam rangka hari lingkungan hidup sedunia, RS Awal Bros melakukan aksi penanaman pohon di sekitar area RS Awal Bros. Penanaman pohon ini dihadiri oleh Direktur RS Awal Bros Pekanbaru dr Jimmy Kurniawan MKK, Manajer Umum Abdul Muhaimin ST MARS, jajaran direksi, beserta Bagian Kesling dan K3 RS Awal Bros Pekanbaru.

Muhaimin mengatakan, kegiatan penanaman pohon ini merupakan suatu aksi nyata dalam menyelamatkan lingkungan, pohon merupakan paru-paru dunia yang dapat menghasilkan oksigen, mengurangi polusi serta mencegah terjadinya banjir. "Sekecil apapun aksi kita, dapat berpengaruh terhadap kelestariam lingkungan seperti membuang sampah pada tempatnya, menanam pohon, tidak melakukan pembakaran lahan dan kegiatan lainnya," katanya, Senin  (6/6).

Masalah lingkungan hidup yang menjadi sorotan secara global saat ini adalah pemanasan global, penipisan lapisan ozon, efek rumah kaca, dan hujan asam yang perlu menjadi perhatian dan tindakan serius untuk kelangsungan hidup manusia.

Markom RS Awal Bros dr Engga Demartha mengungkapkan, kondisi lingkungan dan bumi kita saat ini semakin mengkahawatirkan. "Untuk menjaga pemanasan global di bawah 1,5°C target abad ini, kita harus mengurangi separuh emisi gas rumah kaca tahunan pada tahun 2030," tuturnya.

Dikatakan Engga, tanpa tindakan, paparan polusi udara di luar pedoman yang aman akan meningkat sebesar 50 persen dalam dekade ini dan limbah plastik yang mengalir ke ekosistem perairan akan hampir tiga kali lipat pada tahun 2040. "Tema pada tahun ini adalah Hanya Satu Bumi atau Only One Earth dengan slogan In the universe are billions of galaxies, In our galaxy are billions of planets, But there is #OnlyOneEarth. Let’s take care of it. Di semesta, ada miliaran galaksi, di galaksi, ada miliaran planet, tetapi #HanyaSatuBumi. Mari jaga bumi ini," katanya.(anf)

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Gajah Diego Mati di PLG Minas, Kematian Gajah Kelima di Riau Sepanjang 2026

Gajah jinak bernama Diego (17) mati di PLG Minas akibat infeksi pencernaan kronis. Ini menjadi…

6 jam ago

SMAN 1 dan Darma Yudha Siap Bentrok di Final Putri HSBL 2026 Pekanbaru

Sektor putri SMAN 1 Pekanbaru dan SMA Darma Yudha sukses melaju ke partai final HSBL…

6 jam ago

Sekda Nonaktif Kuansing Didakwa Suap Bupati Dua Mobil Mewah Demi Muluskan Jabatan

Sekda nonaktif Kuansing Zulkarnain didakwa menyuap Bupati nonaktif Suhardiman Amby dengan dua mobil mewah demi…

6 jam ago

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

1 hari ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

1 hari ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

1 hari ago