Categories: Pekanbaru

Amankan Dua Tersangka dan 480 Butir Ekstasi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau melalui Subdit I berhasil menangkap dua tersangka (TSK) pengedar narkoba di Kabupaten Kampar. Dari tangan para bandar ini, polisi turut mengamankan 480 butir pil ekstasi. 

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Manang Soebeti mengatakan, dalam proses penangkapan ini, seorang pelaku bersama sejumlah orang lainnya, bersembunyi di sebuah rumah dan enggan keluar.

“Kami sudah beri peringatan, namun mereka tidak keluar. Alhasil, pintu rumah terpaksa didobrak oleh anggota kami. Para pelaku berikut barang bukti berhasil diamankan,” ungkap Kombes Manang, Senin (6/5).

Lokasi yang menjadi sasaran operasi petugas ini, berada di Jalan Melon, Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu. Ada dua orang yang ditetapkan tersangka. Mereka yakni pria masing-masing berinisial S dan A.

Sementara dua lainnya, FF dan M turut diamankan di lokasi. Pengungkapan bermula saat petugas mendapatkan informasi terkait adanya peredaran dan penyalahgunaan barang haram di daerah yang dimaksud.

“Tim melakukan penyelidikan di sekitar lokasi. Didapati seorang tersangka keluar dari rumah sesuai dengan ciri-ciri yang diperoleh. Tim langsung melakukan tangkap tangan dan pemeriksaan terhadap tersangka,” sambung Kombes Manang.

Lanjut dia, dari penggeledahan, ditemukan bungkusan plastik bening yang berisi narkotika jenis pil ekstasi. Tim lalu melakukan introgasi awal. Menurut keterangannya, ada beberapa orang lainnya yang sedang berada di sebuah rumah.

Petugas pun bergerak ke tempat yang dimaksud. Seorang tersangka berikut dua orang rekannya, berhasil diamankan. Kombes Manang memaparkan, barang bukti yang disita petugas, antara lain bungkusan pil ekstasi berjumlah 480 butir dengan logo lion, 3 unit handphone, serta dua unit sepeda motor.(gem)

Laporan AFIAT ANANDA, Pekanbaru

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Gajah Diego Mati di PLG Minas, Kematian Gajah Kelima di Riau Sepanjang 2026

Gajah jinak bernama Diego (17) mati di PLG Minas akibat infeksi pencernaan kronis. Ini menjadi…

19 jam ago

SMAN 1 dan Darma Yudha Siap Bentrok di Final Putri HSBL 2026 Pekanbaru

Sektor putri SMAN 1 Pekanbaru dan SMA Darma Yudha sukses melaju ke partai final HSBL…

19 jam ago

Sekda Nonaktif Kuansing Didakwa Suap Bupati Dua Mobil Mewah Demi Muluskan Jabatan

Sekda nonaktif Kuansing Zulkarnain didakwa menyuap Bupati nonaktif Suhardiman Amby dengan dua mobil mewah demi…

19 jam ago

Solar Subsidi Langka di Riau, Sopir Truk Rela Antre Hingga 6 Jam di SPBU

Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…

2 hari ago

DPRD Kepulauan Meranti Jadwalkan Pengesahan Dua Ranperda

DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…

2 hari ago

Tim SAR Hentikan Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…

2 hari ago