Categories: Pekanbaru

DPRD Riau Minta Operasi Pasar hingga ke Kampung-Kampung

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar operasi pasar murah di beberapa titik di Kota Pekanbaru. Hal itu dilakukan guna menstabilkan harga keperluan pokok. Operasi pasar ini mendapat apreasiasi dari banyak pihak. Termasuk kalangan DPRD Riau.

Apresiasi tersebut sebagaimana disampaikan anggota DPRD Riau dari Dapil Indragiri Hulu-Kuantan Singingi Mardianto Manan, Rabu (6/4). Meski memberikan apresiasi, Mardianto tetap mengingatkan pemprov bahwa masyarakat yang kesulitan akibat kenaikan bahan pokok tidak hanya Kota Pekanbaru saja.

"Kita apresiasi pemprov melakukan pasar murah. Tapi kan alangkah lebih eloknya hal ini dilaksanakan di daerah yang sangat memerlukan hal itu. Yang sangat menjerit tetang kondisi minyak goreng mahal ini adalah masyarakat menengah ke bawah, dan banyak berada di kabupaten yang jauh dari kota seperti kota Pekanbaru ini. Jadi harusnya lebih merata," ucap Mardianto.

Ia menambahkan, pelaksanaan pasar murah dilakukan pada daerah yang jauh dari akses perdagangan besar. Seperti kampung-kampung bahkan jorong yang ada di desa. Sebab, harga bahan pokok di sana sangat dipengaruhi oleh kondisi perdagangan di wilayah perkotaan. Apalagi daerah yang memiliki akses kendaraan terbatas.

"Kalau di Kota Pekanbaru ada juga yang memerlukan, tapi sentuhan membantu masyarakat daerah itu kurang tersentuh," sambungnya.

Ditambahkan Mardianto, selain solusi jangka pendek seperti pasar murah, pemprov juga harus memikirkan upaya jangka panjang terkait harga-harga keperluan bahan pokok yang terus mengalami kenaikan harga. Meski persoalan yang terjadi tidak hanya berada di Provinsi Riau, namun pemprov harus memiliki rencana jangka panjang untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kita lihat permasalahan ini bersifat nasional dan internasional. Tapi yang harus dilakukan gubernur dalam waktu dekat ini, menyurati presiden dan kementerian, supaya kendala ini bisa lebih cepat dinormalisasi lagi. Kalau perlu dibuat tekanan positif kepada pabrik minyak goreng. Apalagi Riau lumbungnya kelapa sawit," tuturnya.(nda)

Edwir Sulaiman

Share
Published by
Edwir Sulaiman

Recent Posts

Remisi Lebaran Dibagikan, 760 Warga Binaan Lapas Tembilahan Tersenyum Bahagia

Sebanyak 760 warga binaan Lapas Tembilahan menerima remisi Idulfitri 1447 H, dua di antaranya langsung…

2 hari ago

Diguyur Hujan, Warga Tetap Antusias Salat Id Bersama Wako Pekanbaru

Hujan deras tak surutkan antusias warga Pekanbaru Salat Idulfitri bersama wali kota. Lokasi dipindah ke…

2 hari ago

Hilal Syawal Belum Terlihat Rabu Malam, Pemerintah Arab Saudi Tetapkan Idulfitri Jumat 20 Maret

Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026

4 hari ago

Viral! Penjambret di Pekanbaru Rampas Uang Santunan Anak Yatim

Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…

5 hari ago

Jelang Lebaran, Jalan Teluk Leok Mulai Diperbaiki, Warga Bisa Segera Melintas

Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…

5 hari ago

Jelang Idulfitri, 2.401 Guru di Pekanbaru Dapat Insentif Ramadan

Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…

5 hari ago