Categories: Pekanbaru

Warga Mengeluhkan Keberadaan Kandang Babi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Masyarakat mengeluhkan keberadaan kandang babi yang berdekatan dengan pemukiman warga dan pondok pesantren di Jalan Belidang, Kelurahan Muara Fajar Timur, Kecamatan Rumbai Barat.

Warga merasa terganggu dengan bau tak sedap yang ditimbulkan dari kandang babi tersebut.

Salah seorang warga sekitar yang juga seorang pengurus Pondok Pesantren Imam Ibnu Katsir, Yulianus mengatakan, keberadaan kandang babi hanya berjarak 100 atau sekitar 200 meter dari asrama santri. Sementara ke perumahan warga sekitar 250 meter. Selain itu, pemilik kandang juga membiarkan babi-babi peliharaannya tersebut berkeliaran di pinggir Jalan Belidang.

"Keluhan sudah kami sampaikan, kepada Pemerintah Provinsi Riau (Gubri) pada 2019 lalu. Dan setelah itu keluhan juga telah disampaikan ke Pemerintah Kota Pekanbaru pada 2019 juga. Namun hingga saat ini belum ada upaya tindak lanjut agar kandang babi bisa dipindahkan," ujar Yulianus kepada Riau Pos, Selasa (6/4).

Kemudian, pada awal 2021 juga telah dilakukan pertemuan bersama camat, lurah, warga dan pemilik peternakan babi. Di dalam pertemuan tersebut disepakati dan telah dibuat surat perjanjian bahwa di awal April ini tidak ada lagi kandang babi di pinggir Jalan Belindang tersebut.

"Bahkan warga juga sudah membayar uang ganti rugi agar kandang babi itu bisa dipindahkan dari Jalan Belidang tersebut. Tetapi pada kenyataannya hingga saat ini belum ada tanda-tanda kandang babi tersebut akan dipindahkan ke tempat lain," terangnya.

Sementara itu, Camat Rumbai Barat Vemi Herliza mengatakan, sudah melakukan berbagai upaya dan juga mediasi antara warga dengan pemilik peternak kandang babi. Untuk itu, kami akan menyampaikan ke pimpinan (Pemko) terkait permasalahan ini.

"Terkait hal tersebut kami telah menyampaikan kepada pimpinan. Tentunya itu akan menjadi keputusan pimpinan. Apakah pimpinan akan menurunkan dinas terkait dan lain-lain," ujar Vemi. (dof)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Minyak, Perang, dan Rapuhnya APBN Kita

Konflik Timur Tengah picu lonjakan harga minyak global. Indonesia dinilai rentan akibat ketergantungan impor energi…

16 jam ago

Hotel Aryaduta Pekanbaru Ikut Earth Hour, Padamkan Lampu Demi Bumi

Hotel Aryaduta Pekanbaru ikut Earth Hour dengan aksi padamkan lampu. Kampanye ini ajak masyarakat peduli…

17 jam ago

LPJU Tak Berfungsi, Jalan Sudirman Pekanbaru Jadi Rawan Kecelakaan

Lampu jalan di Jalan Sudirman Pekanbaru banyak tak berfungsi. Pengendara mengeluh karena gelap dan rawan…

17 jam ago

Tak Ada Toleransi, ASN Mangkir Usai WFA Siap Disanksi

ASN Pemprov Riau wajib kembali masuk kantor usai WFA berakhir. Pengawasan diperketat, tak ada toleransi…

17 jam ago

Pemko Pekanbaru Minta Provider Pindahkan Kabel ke Bawah Tanah

Pemko Pekanbaru dorong kabel fiber optik dipindahkan ke bawah tanah. Langkah ini untuk menata kota…

17 jam ago

Truk Tangki Hantam Motor di Minas, Dua Orang Tewas di Tempat

Kecelakaan maut di Minas, Siak, dua pengendara motor tewas setelah ditabrak truk tangki. Diduga truk…

18 jam ago