Categories: Pekanbaru

Jelang Ramadan, Harga Ayam Potong Meroket

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sepekan jelang Ramadan 1445 H, harga ayam potong di Kota Pekanbaru terus naik.

Lonjakan harga bukan hanya terjadi di sejumlah pasar tradisional di Kota Pekanbaru, namun sejumlah kios ayam potong yang ada di Kota Pekanbaru.

Pantauan Riau Pos, Selasa (5/3) di Pasar Agus Salim harga ayam potong mengalami kenaikan, berkisar Rp7.000 hingga Rp10.000/ kg. Di mana harga ayam potong normalnya berkisar Rp23.000 sampai Rp25.000/kg untuk ukuran besar, kini dijual menjadi Rp33.000/kg sedangkan untuk kurang kecil harga normalnya berkisar Rp25.000 hingga Rp27.000/kg kini dijual Rp35.000/kg.

Salah seorang pedagang di Pasar Agus Salim Rizki mengaku harga ayam potong sejak beberapa bulan terakhir memang mengalami kenaikan secara bertahap. Dari harga awalnya berkisar Rp23.000 hingga Rp25.000/kg, namun kini di awal tahun 2024 harga ayam dijual Rp25.000 hingga Rp28.000/ kg dan kini di awal Maret 2024 mengalami kenaikan menjadi Rp32.000 hingga Rp35.000/kg untuk ukuran ayam dengan berat yang berbeda-beda.

Bahkan, mendekati Ra madan diprediksi harga ayam akan terus mengalami kenaikan sehingga akibat kenaikan tersebut para pedagang harus mengalami penurunan pembeli hingga 50 persen, sehingga para pedagang berharap agar pemerintah bisa menstabilkan harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri, sehingga baik pe dagang maupun masyarakat bisa mendapatkan keuntungan.

“Sebenarnya bukan cuma harga daging ayam potong saja yang mengalami kenaikan tetapi sejumlah komoditas bahan pangan lainnya. Bahkan kini telur ayam saja sudah berkisar Rp 60.000/papan untuk ukuran besar,” jelasnya

Sementara itu, warga Jalan Air Dingin Kecamatan Bukit Raya Setyaningsih mengaku harga ayam potong jelang Ramadan ini turut membuat kaum emak-emak menjadi pusing untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Pasalnya dibandingkan mengonsumsi telur ayam, masyarakat lebih memilih membeli ayam potong yang harga masih terjangkau. Namun kini harga ayam dan telur sudah sama-sama mahal sehingga membuat pembeli hari mengurangi jumlah pembelian.

“Sebenarnya bukan dikurangi jumlah pembelian itu. Uangnya itu sudah tidak cukup. Dulu beli ayam sekilo bisa dapat Rp25.000 sekarang sudah semakin mahal. Makin kecil ayam yang dibeli makin mahal, kalau ayam besar ukuran 2 kg ke atas banyak yang nggak suka. Jadinya uang segitu cuma bisa beli ayam yang sudah dipotong kecil saja. Kalau tidak cuma beli hati atau cekernya saja,”tuturnya.

Ia pun berharap pemerintah bisa segera menstabilkan harga pangan agar masyarakat bisa mendapatkan harga kebutuhan pokok yang terjangkau.

“Kalau masyarakat ini maunya pasti yang murah dan berkualitas. Tapi ya mau gimana lagi, gaji suami kita naik cuma sedikit, eh pasnya naik harga sembako juga naik tentu nggak ada yang bisa ditabung. Untuk makan saja sudah pas-pasan,”jelasnya

Sementara itu, Kepala Disperindag Pekanbaru Zulhelmi Arifin mengakui saat ini harga bahan pokok yang naik itu antara lain cabai dan bawang merah. Kenaikan harga terjadi karena kurangnya pasokan dari daerah penghasil.

Produksi cabai dan bawang merah berkurang akibat cuaca. Ditambah lagi, Jalan Sumbar-Riau putus beberapa waktu lalu. Sehingga, harga bahan pokok naik cukup tinggi.

“Saya berharap harga cabai dan bawang bisa panen yang bagus. Sehingga, kita mendapat harga yang terjangkau di awal Ramadan,” ucapnya

Bahkan untuk harga ayam potong juga mengalami kenaikan. Para pengusaha ayam potong sudah dipanggil soal kendala pakan.

“Harga pakan ayam masih stabil. Saya perkirakan harga ayam potong turun pada bulan Maret. Karena, jumlah pasokan ayam lebih banyak,”tegasnya.(ayi)

Redaksi

Recent Posts

BRI Konsisten Jadi Sponsor Fun Bike Riau Pos, Tegaskan Hubungan Kemitraan Erat

BRI mendukung Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai bentuk sinergi kemitraan. Hubungan kedua perusahaan disebut…

43 menit ago

Tembus Pasar Dunia, 1.217 UMKM Catat Transaksi Rp2 Triliun Lebih di 2025

Sebanyak 1.217 UMKM berhasil menembus pasar ekspor pada 2025 dengan transaksi 134,87 juta dolar AS…

1 jam ago

PCR dan Univrab Resmi Kerja Sama dengan MAN 2 Pekanbaru, Ini Fokus Programnya

PCR dan Univrab teken MoU dengan MAN 2 Pekanbaru untuk pengembangan multimedia, kesehatan siswa, hingga…

1 jam ago

Jelang Imlek dan Ramadan, Siak Siapkan Aturan Ketat: Petasan hingga Ceramah Disorot

Pemkab Siak rekomendasikan pembatasan petasan, pengawasan THM, dan ceramah bebas ujaran kebencian jelang Imlek dan…

2 jam ago

Rayakan Dies Natalis, UHTP Berbagi dan Edukasi di Panti Asuhan Fajar Harapan

UHTP Pekanbaru menggelar pengabdian masyarakat di Panti Asuhan Fajar Harapan melalui skrining tumbuh kembang anak,…

2 jam ago

Video Turis Berbikini di Danau Rusa Viral, Disparbud Kampar Akui Kecolongan

Video turis asing berbikini di Danau Rusa Kampar viral di media sosial. Disparbud mengakui kecolongan…

2 jam ago