Categories: Pekanbaru

Bangun Infrastruktur Terkendala Anggaran

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Masih banyaknya insfratruktur berupa jalan dan jembatan yang rusak di Riau, tidak serta merta bisa diperbaiki begitu saja oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Pasalnya, anggaran untuk perbaikan dan pembangunan insfratruktur di Riau terbatas.

Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi mengatakan, yang banyak menjadi persoalan di Riau saat ini, ingin melakukan pembangunan dan perbaikan insfratruktur namun anggaran yang tersedia tidak cukup. Inilah yang menurutnya menjadi tantangan bagi Pemprov Riau untuk mencari solusinya.

"Yang jadi persoalan sekarang ini, kita ingin banyak membangun insfratruktur tapi duit tak cukup. Karena bagaimanapun yang menjadi tantangan Riau saat ini, insfratruktur terutama jalan dan jembatan masih banyak yang belum bagus. Sementara duit kita tak cukup untuk menyelesaikan itu selama lima tahun," katanya.

Untuk itu, lanjut Syamsuar, pihaknya harus mencari cara untuk mendapatkan peluang-peluang dana dari pemerintah pusat. Baik itu melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), melalui APBN serta melalui hal-hal lain seperti kerjasama pemerintah dengan badan usaha. 

"Jadi cara-cara seperti itu yang sedang kami usahakan saat ini. Meskipun APBD Riau mencapai Rp10 triliun, tapi sempat terjadi penurunan mencapai Rp 1 triliun lebih. Dengan hal itu, kami takut sasaran dan target kerja kami tidak tercapai jika hanya mengandalkan APBD," ujarnya.

Sementara itu, dari data yang dirangkum di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau, tercatat  dari total panjang jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Riau sepanjang  2.799,81 Km. 35 persen di antaranya atau 1.003,43 Km dalam kondisi rusak berat.

Plt kepala Dinas PUPR Riau Taufik OH mengatakan, kondisi jalan yang rusak berat tersebut dikategorikan pada kondisi tidak mantap. Dalam kategori tersebut, juga ada satu kategori jalan yang kondisinya rusak ringan yakni sepanjang 93,83 Km atau 3,35 persen.

"Yang masuk dalam kategori mantap, jalan dengan kondisi baik sepanjang 1.003,86 Km atau 35,85 persen. Sedangkan dalam kondisi sedang sepanjang 698,59 Km atau 24,95 persen," katanya.(sol)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Pacu Jalur Hari Keempat Memanas, 13 Jalur Berhasil Tembus Final

Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…

13 jam ago

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

3 hari ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

3 hari ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

3 hari ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

3 hari ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

3 hari ago