Categories: Pekanbaru

Mahasiswa Kukerta Unri Buat Pakan Ikan Campuran Kunyit

PEKANBARU  (RIAUPOS.CO) — Dosen dan mahasiswa kuliah kerja nyata  (kukerta) Universitas Riau (Unri) melakukan sosialisasi dan penyuluhan pemberdayaan masyarakat, melalui pembuatan pakan ikan yang diperkaya dengan kunyit. Tujuannya untuk meningkatkan imunitas ikan dan juga meningkatkan produksi ikan budidaya.
Penyuluhan pemberdayaan masyarakat dari dosen dan mahasiswa Kukerta Unri terdiri dari empat orang dosen, di antaranya Dr Ir Morina Riauwaty MP (Ketua), Dr Windarti MSc, Dr Ir Henni Syawal MSi, Isma Mulyani SPi MSi dan sepuluh orang mahasiswa Kukerta Unri di antaranya Bayu Tri Atmajaya dari Fisip, Dina Azizah dari FK, Dinda Mei Sari dari Fisip, Fitri Yanti dari Faperika, Milka Novita Manalu dari FT, Muhammad Agung Pribadi dari FT, Nurhamida Harahap dari FMIPA, Nurul Zahara dari FKIP, Pipit Pasaribu dari Faperika dan Reynaldi dari FT.
Ketua tim Dr Ir Morina Riawati MP mengatakan, pengabdian penyuluhan tersebut berdasarkan dari hasil riset/penelitian yang sudah diteliti lebih kurang lebih tiga tahun dari tahun 2016 lalu. Kemudian diaplikasikan kepada masyarakat.
“Dan tujuannya juga untuk meningkatkan ilmu pengetahuan kepada masyarakat terutama dalam penggunaan pakan yang diperkaya dengan kunyit. Kita mengetahui bahwa kunyit itu selama ini sudah digunakan oleh manusia untuk membuat jamu dan sebagainya. Untuk itu kami coba penggunaannya untuk ikan untuk mengobati penyakit bakteri pada ikan,” ujarnya kepada Riau Pos, Senin (5/8).
Dijelaskannya, topik yang sudah diteliti lebih kurang lebih tiga tahun dari tahun 2016 lalu itu, dari hasilnya itu lah dosen dan mahasiswa terintegrasi melaksanakannya di Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai Pekanbaru, beberapa waktu lalu.
“Jadi istilahnya lebih baik mencegah dari pada mengobati. Kenapa dipilih kunyit, karena kunyit itu mengandung bahan aktif yang sangat kuat. Dan terbukti sebagai antibakteri. Di kunyit juga mengandung kadar oksidan yang tinggi,” jelasnya.
Menurutnya, selama ini petani ikan memberikan pakan ikan buatan tanpa diperkaya dengan kunyit. “Nah, kita buat yang terbaru pakan itu dicampur dengan kunyit dengan perbandingan 0,7 gram bubuk kunyit untuk satu kilogram pakan ikan. Untuk proses pembuatannya,  pertama menyipakan pakan ikan komersil.
“Siapkan kunyitnya. Dicuci bersih kemudian dikeringkan, setelah itu dipotong kecil-kecil kemudian diblender sehingga menjadilah tepung. Tepung kunyit itu ditimbang sebanyak 0,7 gram disemprotkan kepakan ikan dengan perbandingan 0,7 gram per satu kilo. Dan dikeringkan pakannya dan siap untuk diberikan kepada ikan,” jelasnya.(dof)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Seleksi Komisaris PT BLJ Resmi Dibuka, Ini Pesan Pemkab Bengkalis kepada Peserta

Pemkab Bengkalis membuka seleksi Komisaris PT BLJ. Empat peserta mengikuti serangkaian uji kelayakan dan kepatutan…

1 jam ago

BPBD Catat 20 Bangunan Terdampak Abrasi di Kuala Enok dalam Tiga Hari

Abrasi yang melanda Kuala Enok selama tiga hari merusak 20 bangunan dan fasilitas umum. Kerugian…

2 jam ago

Jadi Saksi di Sidang Korupsi Abdul Wahid, UAS Ungkap Fakta di Balik Pilgub Riau

Kesaksian UAS di sidang Abdul Wahid mengungkap perjalanan politik, dukungan Pilgub Riau, hingga konflik kepemimpinan…

3 jam ago

Pameran Khat Melayu dan Re-Imaji Lancang Kuning Resmi Dibuka, Angkat Warisan Budaya ke Ruang Kreatif

Pameran Khat Melayu dan Re-Imaji Lancang Kuning di Galeri Hang Nadim hadirkan karya seni yang…

20 jam ago

PLN UIP Sumbagteng Gelar Fun Walk di Bukittinggi, Perkuat Kebersamaan dan Budaya Hidup Sehat

PLN UIP Sumbagteng menggelar Fun Walk dalam Wellbeing Day di Bukittinggi untuk memperkuat kesehatan, sinergi,…

21 jam ago

Senat Unri Sahkan Delapan Bakal Calon Rektor, Tahapan Penentuan Tiga Kandidat Segera Digelar

Senat Universitas Riau menetapkan delapan bakal calon rektor periode 2026-2030. Tahap penyaringan dan penetapan tiga…

1 hari ago