pekanbaru-jalin-kerja-sama-dengan-padang-untuk-tiga-dinas
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Pemko Pekanbaru melakukan penandatanganan MoU untuk tiga dinas sekaligus, Dinas Pendidikan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, serta Dinas Pariwisata. Diharapkan dari MoU ini dapat terbangun sinergitas sesuai yang diharapkan bersama.
Penandatanganan MoU ini dilakukan di Kantor Wali Kota Padang, Kamis (1/7) kemarin. Wali Kota Pekanbaru Dr Firdaus MT dan juga Wali Kota Padang Hendri Septa, langsung meneken kerja sama itu dilanjutkan dengan masing-masing kepala dinas yang dimaksud.
Wako Padang, Hendri menyebutkan, penandatangan MoU ini adalah lanjutan dari kunjungannya ke Pekanbaru sepekan sebelumnya. Dan harapannya dapat memberikan keuntungan baik bagi Padang, maupun Pekanbaru.
"Kami mengharapkan nantinya turunan dari perjanjian ini dapat memberikan kuntungan, besar harapan kami bagaimana Padang dan Pekanbaru bisa saling memberikan informasi, termasuk juga menarik calon investor untuk bisa masuk kedua Kota terutama nantinya Kota Padang," ujar Hendri.
Disebutkan Hendri, dia sangat apresiatif terhadap apa yang sudah dibangun oleh Wali Kota Pekanbaru. "Kami sangat takjub, 10 tahun kepemimpinannya mampu merubah wajah Kota Pekanbaru yang lebih baik, dan ini menjadi cambuk bagi kami di Kota Padang untuk bisa mengejar ketertinggalan untuk bisa mewujudkan cita-cita bersama yaitu menjadi Kota yang Smart City yang bisa berdaya guna bagi seluruh elemen masyarakatnya," urainya.
Dia juga mengatakan, mudah mudahan di akhir masa kepemimpinan Wako Firdaus dapat memberikan pengalamannya serta langkah lainnya. "Kami akan selalu koordinasi dengan beliau, dan ini merupakan momentum perbaikan dari kedua kota terutama kota Padang," kata Hendri lagi.
Sementara itu, Wali Kota Pekanbaru Firdaus, mengatakan, sebagai Ketua Apeksi Wilayah I Sumatra, untuk lima provinsi yakni Acah, Sumut, Sumbar, Riau dan Riau Kepulauan dan didalamnya ada 24 Kota,wajib baginya untuk sharing pengalaman.
"Prinsip dari Apeksi adalah untuk bersinergi bukan untuk berkompetisi, dan berkolaborasi. Kita semua ingin kota menjadi yang terbaik,"’ tutur Firdaus.
Dengan indikasi, masyarakat perkotaan sangat berbeda dengan masyarakat di Kabupaten. Disampaikan Firdaus, masyarakat dikawasan perkotaan itu jumlahnya lebih banyak dari pada kabupaten.
"Maka tantangan bagi kepala daerah di perkotaan akan semakin berat, tentunya dalam membangun Indonesia yang maju dan sejahtera," urainya.
Tahun emasnya Indonesia itu disampaikan Firdaus, ditentukan oleh hari ini. "Apa yang telah kami lakukan, dan di evaluasi. Kita tahu bagaimana kita menjadi yang lebih unggul, oleh sebab itu hari ini generasi milenial yang ada di tangan kita harus kita persiapkan menjadi sebuah kekuatan dalam pembangunan Indonesia," ungkap Firdaus lagi.
Yang lebih penting, kata Firdaus, perlu melakukan revolusi mental , merubah cara berfikir dan prilaku. "Kalau kita sudah bisa meninggalkan kebiasaan kita yang tidak baik, dan yang tidak produktif, berubah kearah kemajuan ini adalah modalnya," tambahnya.
Oleh karena itu, dari apa yang sudah dikerjasamakan ini, dia berharap dapat berjalan baik kedepannya.(gus)
Kasus dugaan SPPD fiktif dan makan minum Setwan Pekanbaru masih disidik. Lebih 100 saksi diperiksa…
Sebanyak 101 Koperasi Merah Putih telah terbentuk di Kepulauan Meranti, namun hingga Agustus 2026 belum…
Jonatan Christie menang atas Matthias Kicklitz di Kejuaraan Dunia BWF 2026. Rehan/Gloria juga melaju setelah…
RAPP mendukung Pacu Jalur Nasional 2026 di Kuansing dengan total Rp350 juta, termasuk bantuan kebersihan…
Pemko Pekanbaru memperbaiki Jalan Teratai sepanjang 783 meter sekaligus membenahi drainase tersumbat untuk mengurangi genangan…
Unri mengenalkan Smart Posyandu kepada 35 kader dari 18 posyandu di Pandau Jaya untuk mendukung…