dosen-rmik-stikes-hang-tuah-luncurkan-aplikasi-tes-uji-kompetensi-berbasis-android
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Program Studi (Prodi) DIII Rekam Medis Informasi Kesehatan (RMIK) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Hang Tuah Pekanbaru, meluncurkan aplikasi tes uji kompetensi berbasis android. Aplikasi ini dirancang oleh Haryani Octaria MKes, Sy Effi Daniati MKes dan Wen Via Trisna MKM.
Mereka ini adalah dosen tetap Prodi DIII Rekam Medis dan Informasi Kesehatan (RMIK) STIKes Hang Tuah Pekanbaru. Haryani Octaria MKes yang juga Ketua Prodi DIII RMIK STIKes Hang Tuah yang didampingi kedua rekannya Sy Effi Daniati MKes dan Wen Via Trisna MKM kepada Riau Pos, Senin (5/4) mengatakan, aplikasi ini bertujuan untuk melatih mahasiswa dalam persiapan exit exam.
Aplikasi tersebut, dirancang sesederhana mungkin dengan menggunakan teknologi tepat guna sehingga memudahkan bagi pengguna dalam pengaplikasikannya di mana saja dan kapan saja. ‘’Kami berharap dengan aplikasi ini tingginya tingkat kelulusan bagi mahasiswa rekam medis,’’ paparnya.
Disebutkannya, penggunaan aplikasi ini dengan mudah diakses melalui playstore didesain dengan tampilan yang menarik dimulai dari mahasiswa melakukan registrasi, login, mulai test. Setelah waktu test selesai mahasiswa bisa melihat hasil ujiannya.
‘’Harapan kami dengan adanya aplikasi ini dapat bermanfaat dan membantu seluruh mahasiswa tidak hanya mahasiwa semester akhir dalam menghadapi exit exam,’’ terangnya.(c/nto)
Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…
PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…
Baznas Riau mencatat zakat ASN Pemprov Riau tahun 2025 mencapai Rp52,5 miliar dan terus mengoptimalkan…
Masyarakat Cerenti menggelar aksi damai dan menandatangani petisi menolak rencana relokasi warga TNTN ke Desa…
Kantin SDN 169 Pekanbaru terbakar dini hari. Lima unit damkar dikerahkan untuk memadamkan api dan…
Dermaga Peranggas di Kepulauan Meranti kian memprihatinkan dan dinilai tak layak pakai. DPRD mendesak pemerintah…