Categories: Pekanbaru

Wako Pekanbaru Tak Wajibkan ASN Donasi Gaji

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Wali Kota (Wako) Pekanbaru Dr H Firdaus ST MT mengaku tak mematok maupun mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) di jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mendonasikan sebagian penghasilan untuk penanggulangan wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19). Donasi disebut Wako berasal dari kesadaran ASN sendiri.

Saat Covid-19 mewabah, beberapa tokoh publik baik kepala daerah hingga anggota dewan perwakilan rakyat dari berbagai daerah mengambil sikap untuk mendonasikan pendapatan guna membantu penanganan Covid-19. Pola pemberian donasi yang dilakukan juga beragam.

Di jajaran Pemko Pekanbaru sendiri, Wako Pekanbaru Dr Firdaus akhir pekan lalu saat ditanyakan apakah bersama jajarannya juga akan mendonasikan penghasilan menyebut, hal itu kembali ada kesadaran ASN masing-masing. "Itu kesadaran dari ASN. Itu tidak perlu diperintahkan oleh wali kota," kata dia.

Jajaran Pemko Pekanbaru sambungnya sudah melakukan persiapan dengan menghitung berapa keperluan pangan masyarakat berpenghasilan rendah jika dilakukan karantina wilayah. "Walikota telah perintahkan untuk persiapan merumahkan masyarakat, logistik yang diperlukan untuk 200 ribu masyarakat tadi Rp60 miliar. Ditambah kebutuhan kesehatan Rp70 miliar," ucapnya.

Wako kemudian mengimbau pelaku dunia usaha agar berpartisipasi memberikan bantuan melalui saluran-saluran yang ada. "Maka dari itu kita juga imbau pada dunia usaha. Pada yang mampu untuk menyalurkan zakat, apakah mal, infak dan sedekah,. Termasuk juga saudara kita non muslim kita harapkan," imbuhnya.

Di jajaran Pemko Pekanbaru juga kata dia Koperasi Pemko Pekanbaru diperintahkan untuk memberikan bantuan penanganan Covid-19. "Jadi secara tidak langsung dari ASN juga. Termasuk juga baznas kota Pekanbaru, ada Rp2 miliar dicadangkan bilamana dibutuhkan bisa diarahkan ke sana dan tentunya disamping reguler yang kita lakukan pembinaan," paparnya.

Di luar itu semua, pihaknya melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru tetap membuka diri menerima bantuan dari berbagai  pihak. "Tentunya sekali lagi lembaga keuangan keagamaan, kami buka tangan dan diri untuk melakukan partisipasi. Gugus tugas menerima bantuan. Kami sudah menyediakan posko dikantor pelayanan publik untuk semu aktivitas tim dipusatkan di sini," singkatnya.(ali)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi SMAN di Pekanbaru, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…

1 hari ago

THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Disnaker Bengkalis dan Kuansing Buka Posko Pengaduan

Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…

1 hari ago

Bukber Ala Timur Tengah, Whiz Prime Hotel Hadirkan Iftar Sahara Mulai Rp115 Ribu

Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…

1 hari ago

Kolaborasi Lawan Stunting, PTPN IV PalmCo Intervensi Gizi Anak di Rokan Hulu

PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…

1 hari ago

Emosi Dipicu Knalpot Bising, Pria di Inhil Bacok Tetangga Sendiri

Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…

1 hari ago

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

2 hari ago