Sosialisasi ke Masyarakat Tangkis Hoaks
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terutama masyarakat Desa Karya Indah Kecamatan Tampung Kabupaten Kampar tempat ditemukan tapak harimau beberapa hari lalu yang sempat menghebohkan warga, sebab sudah tersebar informasi yang tidak diakui kebenarannya.
"Beberapa hari ini, sudah tersebar di media sosial katanya ada tiga ekor Harimau Sumatera sudah sudah masuk di permukiman warga dan menerkam warga, saya sampaikan itu informasi tidak betul alias hoaks," kata Kepala BBKSDA Riau, Suharyono, Rabu (4/12).
Haryono mengatakan, saat ini pihaknya bersama aparat setempat sedang memberikan sosialisasi kepada masyarakat jika seandainya menjumpai “Raja Hutan” itu bagaimana yang harus dilakukan.
"Kita meminta kepada masyarakat tetap tenang, dan jika menjumpai harimau tersebut bagaimana sikap yang harus dilakukan, itu yang kami sampaikan di sosialisasi itu," katanya. Meskipun begitu, Ia meminta kepada masyarakat tetap waspada dan berhati-hati, terutama menjelang Magrib dan Subuh hari, sebab diwaktu itu, harimau kerap memuncul diri.
Sejauh ini, kami belum menemukan wujud dari harimau tersebut. Kita menduga harimau tersebut berasal dari Tahura di daerah sana, sebab jaraknya itu hanya sekitar lebih kurang 15 kilometer dari lokasi penemuan jejak harimau itu," katanya.(*4)
Sebanyak 52 jalur telah mendaftar Pacu Jalur Mini 2026 di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Total…
Hotel Dafam Pekanbaru menghadirkan promo Merdeka Staycation Rp545.081 per malam. Tamu juga mendapat Es Merah…
DPRD Pekanbaru mengapresiasi perbaikan jalan yang dikebut Pemko, namun meminta kualitas dijaga setelah ditemukan sejumlah…
Pacu jalur Kuansing 2026 diprediksi menarik puluhan ribu pengunjung. Pemkab memastikan pasokan Pertalite dan solar…
Ketua Kwarcab Pekanbaru Sulastri meraih Lencana Darma Bakti dari Kwarnas. Penghargaan diberikan atas dedikasinya membina…
Rumah warga di Jalan Tanjung Harapan, Tembilahan, terbakar Kamis sore. Api berhasil dipadamkan sebelum merembet…