Sosialisasi ke Masyarakat Tangkis Hoaks
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terutama masyarakat Desa Karya Indah Kecamatan Tampung Kabupaten Kampar tempat ditemukan tapak harimau beberapa hari lalu yang sempat menghebohkan warga, sebab sudah tersebar informasi yang tidak diakui kebenarannya.
"Beberapa hari ini, sudah tersebar di media sosial katanya ada tiga ekor Harimau Sumatera sudah sudah masuk di permukiman warga dan menerkam warga, saya sampaikan itu informasi tidak betul alias hoaks," kata Kepala BBKSDA Riau, Suharyono, Rabu (4/12).
Haryono mengatakan, saat ini pihaknya bersama aparat setempat sedang memberikan sosialisasi kepada masyarakat jika seandainya menjumpai “Raja Hutan” itu bagaimana yang harus dilakukan.
"Kita meminta kepada yang harus dilakukan, itu yang kami sampaikan di sosialisasi itu," katanya. Meskipun begitu, Ia meminta kepada masyarakat tetap waspada dan berhati-hati, terutama menjelang Magrib dan Subuh hari, sebab diwaktu itu, harimau kerap memuncul diri.
"Sejauh ini, kami belum menemukan wujud dari harimau tersebut. Kita menduga harimau tersebut berasal dari Tahura di daerah sana, sebab jaraknya itu hanya sekitar lebih kurang 15 kilometer dari lokasi penemuan jejak harimau itu," katanya.(*4)
Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…
Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…
Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…
Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…