Categories: Pekanbaru

Dukung Swastanisasi Pengelolaan Aset Pemko

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Fraksi Demokrat DPRD Kota Pekanbaru mendukung dan mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Pekan baru untuk melakukan swastanisasi pengelolaan aset yang dimiliki saat ini. Sehingga, aset yang dikerjakan dalam kegiatan proyek tidak lagi mengandalkan APBD Pekanbaru.

"Dengan skema swastanisasi, Pemko Pekanbaru bakal men dapatkan royalti dan tidak mengu rangi APBD. Tugas yang dijalankan hanya pengawasan saja," kata Ketua Fraksi Demokrat, Aidil Amri, Rabu (4/8).

Dia menjelaskan, saran swastanisasi dilakukan karena realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari semua sektor terjun bebas akibat hantaman pandemi. Ditengah bencana dunia itu, Pemko tengah fokus menangani pandemi Covid-19 meskipun realisasi tersebut masih rendah.

Dengan serangkaian persoalan tersebut, swastanisasi perlu dite rapkan guna menekan kondisi keuangan di Pemko Pekanbaru. Menurut Aidil, proyek swastanisasi termasuk berhasil seperti yang dilakukan sebelumnya.

"Kita lihat saja pengelolaan sampah swasta nisasi, pengelolaan perparkiran swastanisasi, Pasar Sukaramai swastanisasi dan dari contoh ini jika berjalan royalti tanpa membebankan APBD di situ bisa masuk ke PAD," tuturnya.

Diungkapkan Aidil lagi, contoh-contoh yang disebutkannya itu, perlu diterapkan ke hal lainnya. Menurut dia, beberapa aset yang dimiliki Pemko saat ini masih banyak mengandalkan APBD Pekanbaru.

"Ke depan kita minta Pasar Sail, Pasar Limapuluh, Pasar Rumbai dan pasar lain milik Pemko dipihakketigakan saja sehingga tidak lagi ‘menyusu’ ke APBD," pintanya.

Karena dengan pihak ketiga diungkapkan Aidil, jelas untungnya bagi Pemko. ’’Makanya kita dukung jika dipihak ketigakan, atau swastanisasi,’’ ujarnya.(gus)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Kane vs Haaland Jadi Sorotan, Striker Inggris: Kami Punya Gaya Bermain Berbeda

Harry Kane menolak dibandingkan dengan Erling Haaland jelang laga Inggris vs Norwegia dan optimistis The…

4 jam ago

Polsek Mandau Bongkar Peredaran Sabu, Pria 32 Tahun Ditangkap dengan 32 Paket Barang Bukti

Polsek Mandau menangkap pria berinisial MR dalam kasus dugaan peredaran sabu. Polisi menyita 32 paket…

10 jam ago

120 Pebulutangkis Muda Masih Bertahan, Perebutan Super Tiket Audisi PB Djarum di Pekanbaru Makin Sengit

Persaingan Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru makin ketat. Sebanyak 120 atlet muda masih…

12 jam ago

Progres Sekolah Rakyat di Kuansing Capai 82 Persen, Plt Bupati Tekankan Kualitas dan Ketepatan Waktu

Pembangunan Sekolah Rakyat di Kuansing telah mencapai 82 persen. Plt Bupati Muklisin meminta kontraktor menjaga…

13 jam ago

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

2 hari ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

2 hari ago