Categories: Pekanbaru

Pengurus BWI Diminta Bekerja Optimal

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar meminta para pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) perwakilan Provinsi Riau yang baru dilantik, untuk bekerja optimal dalam menggali potensi wakaf. Karena potensi wakaf di Riau saat ini cukup besar.

"Pengelolaan dan pemberdayaan wakaf di Riau sangatlah menjanjikan bukan semata disebabkan karena Riau memiliki potensi harta benda wakaf yang besar tetapi dukungan masyarakat Riau," kata Gubri Syamsuar saat menghadiri pelantikan pengurus BWI Riau di Gedung Daerah Riau, Rabu (3/11). 

Dijelaskan Gubri, ada banyak strategi yang bisa dilakukan daerah untuk menggerakan masyarakat untuk berwakaf. Seperti mulai dari gerakan wakaf Rp1.000. "Kemudian juga gagasan kalau setiap orang nikah harus berwakaf, itu saja sudah besar. Apalagi kalau gerakan wakaf Rp1.000 itu jalan," sebutnya.

Setelah dilantiknya pengurus baru BWI Provinsi Riau, Gubri mendorong agar literasi wakaf di daerah-daerah harus segera dilaksanakan. Menurutnya, gerakan wakaf harus segera dilakukan mengingat keuntungan yang didapat sangat besar untuk kesejahteraan masyarakat.  "Kalau gerakan wakaf ini bisa berjalan optimal, maka masyarakat Riau akan semakin sejahtera," ujarnya.

Ketua BWI Pusat, Mohammad Nuh usai melantik kepengurusan BWI Provinsi Riau periode 2021-2024 mengatakan, ada tiga tugas penting yang harus diperhatikan oleh pengurus BWI Provinsi Riau di antaranya. Pertama, memberdayakan harta wakaf  dengan melakukan penjagaan dan perbaikan untuk melindungi harta wakaf  dari kerusakan dan kehancuran agar tetap memberikan manfaat sebagaimana yang menjadi maksud wakat tersebut.

"Kedua, melindungi hak-hak wakaf dengan melakukan pembelaan atau advokasi dalam menghadapi sengketa hukum atau penggusuran dan perampasan demi menjaga kelestarian dan pemanfaatan wakaf untuk kesejahteraan manusia," sebutnya.

Kemudian yang ketiga yakni menunaikan hak-hak ma’kuf alaih dengan menyalurkan hasil wakaf  kepada yang berhak dan tidak menundanya kecuali karena keadaan darurat atau ada alasan-alasan yang dibenarkan dalam hukum Islam.

"Untuk menjalankan ketiga tugas penting, maka dibutuhkan kepengurusan BWI dan nazhir yang profesional," sebutnya.

Adapun susunan organisasi Badan Pelaksana BWI perwakilan Riau adalah, Ketua BWI Riau Abdul Rasyid Suharto, Wakil Saidul Amin, Sekretaris Fairuz, Bendahara Yuslim serta beberapa pengurus lainnya yang ikut dilantik.(sol)

Eka Gusmadi Putra

Share
Published by
Eka Gusmadi Putra

Recent Posts

Seleksi Komisaris PT BLJ Resmi Dibuka, Ini Pesan Pemkab Bengkalis kepada Peserta

Pemkab Bengkalis membuka seleksi Komisaris PT BLJ. Empat peserta mengikuti serangkaian uji kelayakan dan kepatutan…

11 jam ago

BPBD Catat 20 Bangunan Terdampak Abrasi di Kuala Enok dalam Tiga Hari

Abrasi yang melanda Kuala Enok selama tiga hari merusak 20 bangunan dan fasilitas umum. Kerugian…

11 jam ago

Jadi Saksi di Sidang Korupsi Abdul Wahid, UAS Ungkap Fakta di Balik Pilgub Riau

Kesaksian UAS di sidang Abdul Wahid mengungkap perjalanan politik, dukungan Pilgub Riau, hingga konflik kepemimpinan…

13 jam ago

Pameran Khat Melayu dan Re-Imaji Lancang Kuning Resmi Dibuka, Angkat Warisan Budaya ke Ruang Kreatif

Pameran Khat Melayu dan Re-Imaji Lancang Kuning di Galeri Hang Nadim hadirkan karya seni yang…

1 hari ago

PLN UIP Sumbagteng Gelar Fun Walk di Bukittinggi, Perkuat Kebersamaan dan Budaya Hidup Sehat

PLN UIP Sumbagteng menggelar Fun Walk dalam Wellbeing Day di Bukittinggi untuk memperkuat kesehatan, sinergi,…

1 hari ago

Senat Unri Sahkan Delapan Bakal Calon Rektor, Tahapan Penentuan Tiga Kandidat Segera Digelar

Senat Universitas Riau menetapkan delapan bakal calon rektor periode 2026-2030. Tahap penyaringan dan penetapan tiga…

1 hari ago