Categories: Pekanbaru

Pemko Harus Nyinyir Dapatkan Vaksin dari Pemprov

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ketersediaan vaksin untuk masyarakat Pekanbaru belum ada kabar berita, hal ini kembali menjadi perhatian kalangan DPRD Kota Pekanbaru. Pemko pun diminta nyinyir ke Pemprov dan juga Pusat untuk bisa mendapatkan kuota khusus soal vaksin ini.

"Sekarang minat masyarakat terhadap vaksin ini sudah cukup tinggi, kami minta kepada Dinas Kesehatan harus nyinyir, jangan minta saja tapi harus ada reaksi,"tegas anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Zulkarnain.

Apalagi disebutkan politisi PPP ini, bukti vaksin bakal menjadi syarat wajib untuk urusan administrasi, mestinya Pusat juga harus siap untuk menyediakan vaksin, dan daerah harus siap dengan program vaksinai itu.

Disebutkan Zulkarnain, apa yang disampaikan bukanlah reaksi negatif, melainkan reaksi mendesak dan bersama-sama menjemput bola ke sumber nya langsung.

"Jangan hanya sekadar melaporkan di atas kertas saja. Harus dijemput. Kami di DPRD siap dilibatkan guna menjemput kelangkaan vaksin saat ini,"tegasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Pekanbaru Sigit Yuwono ST meminta kepada pemerintah, agar PPKM Level 4, tidak diperpanjang lagi. Sebab, pelaksanaan PPKM Level 4 tak memberi dampak yang berarti. "Lebih baik gencarkan saja sosialisasi prokes ke masyarakat. Karena dengan penerapan prokes, bisa menurunkan angka Covid-19,"tegas Sigit.

Menurut Sigit, yang harus dilakukan pemerintah selain penerapan ketat prokes, juga memastikan ketersediaan vaksin untuk masyarakat. Dengan demikian, target pemerintah untuk mencapai herd immunity bisa tercapai.

"Vaksin yang harus diperbanyak. Kami lihat sekarang, antusias masyarakat akan vaksin tinggi. Tapi stok vaksin di Kota Pekanbaru selalu kosong,"pinta Sigit.

Hingga akhir Bulan Juli kemarin, masyarakat Kota Pekanbaru yang sudah vaksin baru sekitar 300 ribu orang. Sementara target hingga akhir tahun 2021, masyarakat Pekanbaru yang harus vaksin sekitar 700 ribu orang. "Informasi Dinas Kesehatan baru 30 persen yang divaksin, jadi masih banyak yang belum, ini harus menjadi perhatian,"paparnya.

Kasus penyebaran Covid-19, khususnya di Kota Pekanbaru makin meningkat. Sehingga PPKM Level 4 yang digadang-gadangkan bisa menekan angka Covid-19.(gus)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

1 hari ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

1 hari ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

1 hari ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

1 hari ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

1 hari ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

1 hari ago