warga-letakkan-tong-sampah-di-tengah-jalan-rusak
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tong sampah berukuran besar tampak di Jalan Parit Indah Pekanbaru. Tong itu sengaja diletakkan warga di tengah jalan karena kesal dengan pemerintah yang cuai dengan lubang yang membahayakan di jalan tersebut.
Ujang, salah seorang warga sekitar mengatakan, dirinya kesal lantaran pemerintah tak perduli, padahal jalan ini rusaknya cukup parah. Namun hingga kini tak kunjung diperbaiki. Seakan-akan pemerintah tidak memperdulikan kerusakan jalan tersebut.
"Kalau ada kendaraan melintas dan tidak tahu, bisa terjadi kecelakaan," ujar Ujang kepada Riau Pos, Ahad (3/7).
Tempat sampah diletakkan warga tepatnya di pertengahan jalan yang rusak berlubang. Itu merupakan jalan milik pemerintah yang sudah beberapa bulan belakangan mengalami kerusakan, namun tak kunjung diperbaiki.
Kerusakan disebabkan oleh tidak adanya drainase di jalan tersebut. Air yang tidak bisa mengalir normal ke parit akhirnya menggenangi dan merusak ruas jalan. Jika dilintasi kendaraan terus menerus akan mengakibatkan kerusakan semakin parah.
Selain karena tidak adanya drainase, kerusakan jalan juga disebabkan oleh aspal yang mudah terkelupas karena hanya dilakukan tambal sulam.
Ujang mengatakan, tak sedikit pengendara yang melintas menjadi korban lobang di jalan yang semakin membesar. Apabila jika digenangi air.
Arus lalu lintas akses jalan menuju pusat kota itu juga kerap mengalami kemacetan, karena pengendara terpaksa menurunkan laju kendaraan untuk menghindari kendaraan lain.
Pantauan Riau Pos, kerusakan di Jalan Parit Indah juga terjadi dibeberapa titik, dengan diameter lubang mencapai 1 meter dan ada juga lubang yang berdiameter setengah meter, bahkan ada juga yang amblas. Namun hingga saat ini tak kunjung diperbaiki. (dof)
Polisi menangkap pemuda 18 tahun terduga pelaku curanmor di Inhu. Motor korban dicuri saat dini…
Teror monyet liar di Tembilahan Hilir, Inhil, semakin meresahkan. Hingga kini 11 warga menjadi korban…
Meninggalnya bocah 9 tahun setelah terjebak di Jalan Sontang-Duri memicu sorotan. Himarohu Riau mendesak Pemprov…
Korban gigitan monyet liar di Tembilahan Hilir bertambah menjadi 10 orang. Tim gabungan mengintensifkan pencarian…
Polres Kuansing bersama Polda Riau menindak 16 lokasi PETI dan memusnahkan 48 rakit dalam sepekan.…
Tim woodball Indonesia menjadi juara umum Piala Dunia Woodball 2026 di Malaysia dengan raihan 4…