Categories: Pekanbaru

Polisi Berbagi Kursi Roda di Limapuluh dan Sail

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sebagai wujud rasa syukur memperingati Hari Bhayangkara ke-74, Kapolsek Limapuluh Kompol Sanny Handytio bersama anggota menyerahkan bantuan kursi roda kepada masyarakatnya yang mengalami disabilitas. Tiga kursi roda diserahkan pada penerima di lokasi yang berbeda.

Adapun penerima kursi roda dijelaskan Kapolsek Limapuluh yaitu ibu Mursida yang beralamat di Jalan Letjen S Parman Nomor 8, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sail. Kedua, ibu Elfianita yang tinggal di jalan HangLekir 5, Kelurahan Sukamulia, Kecamatan Sail. Terakhir, bapak Bambang Umur yang tinggal di Jalan Kuantan 5, Kelurahan Suderejo, Kecamatan Limapuluh.

Katanya, lokasi yang pertama didatangi yaitu ke rumah Elfianita (45). Dimana penerima pertama mengalami struk selama tiga tahun belakangan. Akibat tak kunjung sembuh, Sanny sebut, tidak dapat membantu perekonomian keluarga.

"Untuk pekerjaan ibu rumah tangga dan memiliki dua anak. Sementara suami bekerja sebagai sekuriti (penjaga malam) perumahan dan pekerjaan untuk mendapatkan kehidupan mencari cacing," ucapnya.

Penerima selanjutnya yaitu Rawuh Bambang (47). Sejak sakit, tulang punggung keluarga diganti oleh istrinya. Itu yang menjadi dirinya bersedih.

"Riwayat penyakit sejak tahun 2010 sudah mengalami pembengkakan pada kedua kaki. Lalu, berobat alternatif dan pernah dicek di salah satu RS di Pekanbaru pada tahun 2019. Hasil diagnosa mengalami komplikasi (Liver,Asam Lambung,Hernia) dan ditemukan tumor disarankan untuk operasi," paparnya.

Lebih jauh, istri Bambang lah kini yang menanggung tulang punggung. Ia tinggal di tempat orangtuanya dan membuat usaha kantin. Terakhir, Mursida (75). Struk yang diderita akibat jatuh saat usianya sudah renta. Ia mengalami kelumpuhan (tidak bisa berjalan) lebih kurang 5 tahun terakhir. 

"Berawal terjatuh dari kamar mandi, mengalami perubahan keadaan pada pinggang atau pinggul yang selalu sakit. Selama perobatan medis dan nonmedis tidak memberikan perubahan pada situasi dan keadaan apapun yang terjadi pada kesehatan korban. Malah yang terjadi reaksi stroke (kelumpuhan) pada kedua kaki yang tidak bisa berjalan dan melakukan aktifitas sehari-hari yang bekerja sebagai pengumpulan barang bekas," urainya.

Katanya, selain kursi roda, pihaknya juga memberi bantuan sembako serta semangat menjalani hidup. Semoga apa yang diberi dapat memberi manfaat.

Laporan: Sofiah (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Wako dan Wawako Pekanbaru Hadiri Safari Ramadan di Kulim, Salurkan Bantuan

Wako Pekanbaru Agung Nugroho serahkan bantuan Rp100 juta untuk Masjid Jami’ul Barokah saat Safari Ramadan…

12 jam ago

Hari Ketiga Ramadan, Harga Cabai Merah di Rengat Turun Jadi Rp45 Ribu

Harga cabai merah keriting asal Sumbar di Pasar Rakyat Rengat turun Rp5 ribu menjadi Rp45…

12 jam ago

Puasa bagi Pekerja Kebersihan: Antara Kewajiban dan Keringanan Syariat

Pekerjaan saya menuntut tenaga fisik yang tidak ringan, terlebih ketika harus bekerja di bawah terik…

12 jam ago

Balap Liar di Bangkinang Dibubarkan, Bupati Kampar Pimpin Operasi Dini Hari

Bupati Kampar pimpin langsung penertiban balap liar jelang subuh di Bangkinang demi keselamatan pengguna jalan.

12 jam ago

Harga Sembako di Bengkalis Melonjak, Daging Sapi Tembus Rp170 Ribu per Kg

Hari ketiga Ramadan, harga ikan, daging sapi hingga cabai di Bengkalis melonjak tajam, Pasar Terubuk…

14 jam ago

War Takjil di WR Supratman Pekanbaru, Jalanan Padat Jelang Magrib

Bazar takjil di Jalan WR Supratman Pekanbaru dipadati warga jelang Magrib, arus lalu lintas melambat.

14 jam ago