Categories: Pekanbaru

BBPOM Pastikan Produk Air Mineral di Pasaran Aman Dikonsumsi

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Baru-baru ini sempat viral di media sosial video terkait air mineral yang beredar di pasaran mengandung zat besi yang tinggi. Dalam video tersebut ditampilkan berbagai jenis air mineral, air mineral dicelupkan adaptor atau steker yang dialiri listrik dan tersambung ke lampu. Air disebut memiliki kandungan logam tinggi saat lampu bisa menyala.

Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Pekanbaru Dra Syarnida Apt MM mengungkapkan, adanya zat besi di dalam air mineral adalah hal yang wajar dan tidak perlu dikhawatirkan.

"Air mineral itu mengandung berbagai ion-ion, salah satunya zat besi. Itu wajar dan tak bahaya buat kesehatan. Kalau sudah memiliki izin edar BPOM itu aman," kata Syarnida, Jumat (3/7).

BPOM membagi air minum dalam kemasan (AMDK) ke dalam empat jenis yaitu air mineral, air demineral, air mineral alami, dan air embun. Menurut Syarnida, masyarakat tinggal memilih mana yang paling diperlukan oleh tubuh.

Selain itu, Syarnida mengimbau masyarakat agar menganalisa terlebih dahulu informasi yang meragukan, dan memastikan ke lembaga berwenang seperti BBPOM.

"Lihat dulu sumbernya, kebenarannya seperti apa, siapa yang berbicara, apakah dia memang ahli atau sekadar coba-coba. Bagaimanapun jika tubuh kita perlu zat besi," ujarnya.

Syarnida menegaskan, dalam memberikan izin edar BBPOM sudah memastikan produk tersebut aman untuk dikonsumsi masyarakat, sehingga tidak perlu mengkhawatirkannya. "BBPOM dalam memberikan izin edar juga tidak sembarangan," tuturnya.

Selain itu, Syarnida mengingatkan agar masyarakat dalam mengonsumsi suatu produk, agar cek kemasan, label, Izin edar, dan kadalauarsa (KLIK) terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mengonsumsi.

Lebih lanjut, Syarnida menambahkan masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan BBPOM untuk memastikan aman tidaknya sebuah produk. "Kita terbuka, punya unit pengaduan, bisa by phone atau Whatsapp, serta bisa juga akses ke BPOM mobile. Tidak harus datang ke kantor langsung," jelasnya.(a)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Cegah Kelangkaan Pertalite, SPBU Bangkinang Tambah Pasokan hingga 16 Ton

SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…

2 hari ago

Jemaah Calon Haji Kuansing Meninggal Saat Momen Pelepasan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman

Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…

3 hari ago

Fakta Baru Kasus Korupsi Riau, Satpam Ngaku Antar Duit Rp300 Juta

Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…

3 hari ago

Hakim Vonis Ringan Kasus Penggelapan Miliaran, Kejari Inhil Siap Banding

Vonis ringan kasus penggelapan Rp7,1 miliar di Inhil tuai sorotan. Kejari siap banding, korban kecewa…

3 hari ago

45 Jemaah Haji Riau Akhirnya Berangkat Usai Alami Penundaan

Sebanyak 45 jemaah haji Riau yang sempat tertunda kini telah diberangkatkan ke Tanah Suci dengan…

3 hari ago

Wako Pekanbaru Jemput Dukungan Pusat, Gaspol Benahi Sistem Sampah

Wako Pekanbaru jemput dukungan pusat untuk percepat waste station dan penataan TPA, dorong sistem pengelolaan…

3 hari ago