Categories: Pekanbaru

Cuci Pakaian di Coin Wash

(RIAUPOS.CO) — Keberadaan laundry kiloan umumnya siap diantar jemput. Dalam beberapa hari, siap digunakan kembali oleh pelanggan. Kini hadir cara baru dalam mencuci pakaian yakni mencuci sendiri. “Masyarakat bisa mencuci sendiri. Bisa juga ditinggal,” kata resepsionis Max Press Laundry Ade kepada Riau Pos kemarin.
Kurang lebih dari dua jam, lanjut Ade, masyarakat bisa mencuci hingga mengeringkan pakaian sendiri. Laundry itu yakni coin wash. Dengan memasukan koin sebagai penggerak, mesin cuci akan mulai beroperasi.
“Nanti, saat warga datang, kami beritahukan cara-caranya. Mereka yang masukan pakaiannya. Kami yang tekankan, karena mesinnya juga tidak sembarangan,” jelasnya.
Laundry yang berada di Jalan Paus itu sudah tiga tahun dibuka. Dengan menjadi coin wash laundry pertama di Pekanbaru yang mengedukasi masyarakat untuk bisa mencuci sendiri.
“Kami buka dari jam delapan pagi sampai delapan malam. Ramai masyarakat, mahasiswa, pekerja yang menggunakan jasa ini,” sambungnya.
Konsep mencuci sendiri memang lebih banyak dipopulerkan di luar negeri. Sementara di Indonesia, ini masih merupakan hal yang baru di mata masyarakat. “Jauh-jauh datang ke sini, dari Harapan Raya, Jalan Riau, Hang Tuah. Karena, sebentar, hanya dua jam langsung kering, tidak perlu dijemur,” sambungnya.
Dari pantauan Riau Pos, saat sedang menunggu proses pengeringan pakaian. Masyarakat bisa bersantai di ruangan tunggu yang disediakan. Tempat duduk ada yang menghadap mesin laundry, dan ada pula tempat duduk lainnya di sana.
“Pilih di sini karena ramai juga. Dekat dengan lokasi rumah. Kalaupun jauh bisa ditinggal, atau pakai gosend juga bisa,” sambungnya.
Dari tiga tahun berbisnis ini, menurut Ade pendapat terus mengalami kenaikan, sebulan keuntungan bersih bisa diperoleh hingga Rp20 juta. “Banyak juga tamu hotel antar ke sini. Kelebihan kami sih cepat dan higienis karena tidak dijemur. Siap dikeringkan bisa langsung disetrika,” tambahnya.
Dijelaskan Ade, cuci, kering, lipat satu hingga lima kilogram harganya berkisar Rp40 ribu. Sementara, cuci, kering dan setrika satu hingga tiga kilogram harganya berkisar Rp35 ribu.(*1/ade).

Laporan Marrio Kisaz, Pekanbaru

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kuota Haji Bengkalis 2027 Capai 399 Jemaah, Biovisa dan Cek Kesehatan Belum Dibuka

Bengkalis mendapat kuota sementara 399 jemaah haji 2027. Persiapan terkendala biovisa, cek kesehatan, dan kepastian…

16 jam ago

Seragam Gratis untuk Siswa Pekanbaru Segera Dibagikan, SMP Swasta Ikut Dapat

Program seragam gratis Pekanbaru diperluas untuk siswa SMP swasta mitra pemko. Bantuan ditargetkan mulai dibagikan…

17 jam ago

Bukan Sekadar Perayaan, HUT ke-28 RS Awal Bros Diisi Aksi Sosial dan Olahraga

RS Awal Bros Group merayakan HUT ke-28 bertema “Quality of Life” dengan kegiatan sosial, medis,…

17 jam ago

Jembatan Panglima Sampul Dibangun Bertahap, Selat Akar Dikebut Tahun Ini

Dua jembatan strategis di Kepulauan Meranti tetap menjadi prioritas. Selat Akar ditargetkan rampung 2026, Panglima…

17 jam ago

Pertalite Bakal Dibatasi untuk Orang Kaya? Pemerintah Siapkan Skema Baru

Pemerintah mengkaji pembatasan Pertalite bagi kelompok desil 9-10. Sepeda motor masih diperbolehkan membeli BBM bersubsidi.

19 jam ago

Dua Lahan di Kampar Terbakar, Tiga Hotspot Terdeteksi dalam Sehari

Dua kebakaran lahan terjadi di Kampar, sementara tiga hotspot terdeteksi. BPBD mencatat ISPU 94 dan…

19 jam ago