dosen-kebidanan-stikes-hang-tuah-pekanbaru-kenalkan-pijat-perineum
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Dosen dan mahasiswa Program Studi (Prod) S1 Bidan STIKes Hang Tuah Pekanbaru melakukan pengabdian kepada masyarakat. Kali ini bertempat di Posyandu Keluk Pakis Penuh Bintang, Kelurahan Lembah Damai, Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru, langsung, Sabtu (30/1).
Penanggungjawab kegiatan Pengabdian kepada masyarakat tersebut Berliana Irianti SSiT MKeb dan Anggota Nelly Karlinah SST MKeb dengan anggota serta dua mahasiswa yakni Ayi Hanafiani dan Nurul Azmi menjelaskan, pada pengabdian itu mereka mengenalkan pijat perineum.
Selanjutnya ia mengucapkan terima kasih kepada Ketua Yayasan Hang Tuah Pekanbaru dr H Zainal Abidin MPH, Ketua STIKes Hang Tuah Pekanbaru H Ahmad Hanafi SKM MKes dan Ketua Prodi S1 Kebidanan STIKes Hang Tuah Pekanbaru Juli Selvi Yanti SST MKes yang senantiasa mensupport.
Kemudian ia juga menyebutkan, pijat perineum adalah salah satu cara untuk meningkatkan kesehatan, aliran darah, elastisitas dan relaksasi otot-otot dasar panggul. Teknik ini dilatih pada tahap akhir kehamilan (mulai pekan ke-34) sebelum persalinan. Dengan pijat ini dapat mengurangi robekan pada organ gentalia kewanitaan pada saat persalinan.
Dikatakannya, proses persalinan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain, fisik atau tenaga ibu, jalan lahir, janin, psikologi ibu dan penolong.
Faktor jalan lahir mempunyai peranan penting baik sebelum maupun sesudah proses persalinan tersebut.(nto/c)
Rumah kontrakan kosong di Jalan Rajawali Pekanbaru terbakar. Kerugian diperkirakan Rp180 juta, penyebab masih diselidiki.
KPK periksa 10 saksi dugaan korupsi proyek PUPR Riau yang menjerat Abdul Wahid. Penyidikan terus…
Satnarkoba Polres Kampar tangkap pria dengan 132 paket sabu siap edar. Pelaku positif narkoba dan…
Baznas Rohul luncurkan Z-Auto, 13 penerima manfaat dapat bantuan bengkel motor untuk dorong lapangan kerja…
Wako Pekanbaru paparkan capaian 2025 di Limapuluh, pastikan jalan dibeton dan targetkan pembersihan drainase 200…
Sebanyak 90 UMKM di Tandun terima sertifikat halal. Legalitas usaha dinilai membuka akses bantuan dan…