lagi-ketua-rt-rw-mengadu-ke-dprd
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Tidak jelasnya pencairan tunggakan insentfi tiga bulan kembali menuai protes dari kalangan ketua rukun tetangga dan tukun warga (RT/RW). Sejumlah ketua RT/RW kembali mendatangi DPRD Pekanbaru, Senin (3/2) sore. Mereka berharap insentif mereka segera dibayarkan Pemko Pekanbarui.
"Kami menuntut hak kami. Karena ini terkesan seperti pengemis," kata perwakilan ketua RT/RW Marpoyan Damai Agus saat mendatangi DPRD Kota Pekanbaru.
Perwakilan ketua RT/RW lainnya Bambang Hermanto mengatakan, insentif RT/RW mandek pada 2018 dianggarkan 10 bulan, sementara yang dibayar 8 bulan. Dan saat ini sudah menjadi tiga bulan yang belum dibayar.
"Tahun 2019 dianggarkan 10 bulan dibayar 7 bulan. Beberapa hari lalu kita rapat dengan sekko untuk insentif RT/RW 2020 dibayar 6 bulan dari yang dianggarkan 10 bulan," terangnya.
Perwakilan Forum RT/RW se-Pekanbaru ini, mendatangi Komisi I DPRD Kota Pekanbaru. Perwakilan ini diterima Komisi I yang dipimpin Doni Saputra, Wakil Ketua Krismat Hutagalung serta Sekretaris Isa Lahamid.
Hadir juga anggota Komisi I lainnya yakni Ida Yulita Susanti SH MH, Zainal Arifin, Firmansyah, Victor Parulian dan Indra Sukma.
Anggota Komisi I Ida Yulita Susanti SH MH, menanggapi masalah yang menimpa RT dan RW di Pekanbaru saat ini. Dari penjelasannya, dia mengatakan jika melihat dari SK Wali Kota Nomor 21/2016, masalah yang dihadapi RT/RW terkait masalah honorarium.
"Kalau dilihat SK ini, dibuat wali kota naik pada periode kedua dan bukan insentif namanya tapi honor," ucapnya.(gus)
Pemkab Kuansing mengeksekusi pembongkaran kios Pasar Bawah Telukkuantan. Mayoritas pedagang memilih mengosongkan kios secara mandiri.
Riau Pos Fun Bike 2026 kembali digelar sebagai ajang olahraga dan silaturahmi yang mendorong gaya…
Polres Pelalawan memusnahkan lebih dari 20 ton bawang ilegal di TPA Kemang karena tidak dilengkapi…
Pemkab Rohul dan Rohil sepakat membangun jembatan dan jalan penghubung di wilayah perbatasan guna memperkuat…
IPC Terminal Petikemas mempercepat digitalisasi layanan pelabuhan untuk meningkatkan efisiensi bongkar muat dan mendukung arus…
Sebanyak 304.717 warga kurang mampu di Pekanbaru menikmati layanan kesehatan gratis melalui program UHC hanya…