beragam-buah-sayur-dan-daging-olahan-dimusnahkan
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Simpang Tiga, Senin (3/2) Balai Karantina Kelas I Pekanbaru memusnahkan media pembawa hama penyakit hewan karantina (HPHK) dan organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK). Barang bukti terdiri dari buah-buahan, sayuran dan juga daging babi kemasan serta daging babi olahan.
Adapun barang yang dimusnahkan ialah buah-buahan seberat 225 kg, sayuran 3 kg, rempah 10 kg, bahan asal hewan 14 kg, Hasil olahan hewan 40 kg dan benih tanaman 30 kg.
Hadir dalam pemusnahan itu, Kepala Bea Cukai Pekanbaru, Kepala Kantor Pos Pekanbaru, Kepala Angkasa Pura II, perwakilan Avsec Bandara SSK II Pekanbaru, dan Wakapolsek Bukit Raya.
Kepala Balai Karantina Kelas I Pekanbaru Dra Rina Delfi menjelaskan bahwa, barang sitaan itu merupakan komoditi yang tidak boleh dilalulintaskan di wilayah Pekanbaru. Jika ingin masuk seharusnya melalui jalur yang telah ditentukan peraturan perundang-undangan. "Barang itu merupakan hasil penangkapan dari November 2019. Ada dari penerbangan, perairan dan juga lewat pos yang merupakan barang bawaan dari penumpang ," jelasnya.
Terkait penumpang yang membawa barang tersebut, Rina katakan, pihaknya tetap berikan pemahaman tentang regulasi yang mengatur komoditi itu. Barang yang dimusnahkan ada daging babi, daging ayam, dendeng daging babi, sosis, abon, juga ada buah-buahan berupa apel, jeruk, lengkeng, anggur, dan pear.
Penyitaan dalam rangka pencegahan penyakit African Swine Fever, yakni demam babi. "Ini bisa menular lewat barang-barang dan hasil pertanian," ujarnya.(s)
Terduga dalang pembakaran jaring nelayan di Panipahan, Rohil, ditangkap polisi setelah buron ke Sumatera Utara.
Pemprov Riau mengajukan tambahan kuota 99.700 KL biosolar dan 99.556 KL pertalite karena kebutuhan BBM…
Sebanyak 46 tim siap bertanding di Riau Pos-Honda Student Basketball League 2026 Pekanbaru Series pada…
PLN UP3 Rengat meresmikan SPKLU di Bank Mandiri Rengat untuk memudahkan pengisian daya sekaligus mendorong…
sebanyak 20.800 murid SD dan SMP Negeri di Pekanbaru akan menerima seragam gratis. Penyaluran ditargetkan…
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengganggu penerbangan Pekanbaru-Jakarta. Sebanyak 34 penerbangan dari Bandara SSK II…