Seorang pedagang cabai Pasar Dupa sedang melayani pembeli, Ahad (1/9/2019). Harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional mulai turun. (MIRSHAL/ RIAU POS)
PEKANBARU (RIAU POS) — Sudah setengah tahun lebih harga komoditas kebutuhan rumah tangga, terutama cabai merah belum mengalami stabilnya harga. Namun pada pekan lalu, harga cabai di Kota Pekanbaru mulai turun mencapai Rp2.800 dari harga sebelumnya yang sempat mencapai Rp100 ribu per kilogramnya.
Namun diawal pekan ini (senin, 2/9) harga cabai masih berkisar harga Rp69 ribu-Rp80 ribu per kilogram. Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut mengatakan, normalnya harga cabai di pasaran berkisar antara Rp20 sampai Rp30 ribu per kg-nya.
“Ada kemungkinan harga bisa turun ke angka normal. Karena produksi dan suplai dari sentra penghasilnya meningkat,” kata Ingot. Cabai yang beredar di pasaran saat ini lanjut Ingot, berasal dari beberapa daerah penghasil, seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara dan sebagian daerah yang berada di pulau Jawa.
“Kalau hasil produksi atau panen meningkat. Harapan kita harga bisa normal antara Rp20 ribu sampai dengan Rp30 ribu per kg,” imbuhnya.
Hasil rilis yang dikeluarkan Disperindag, harga cabai merah Bukittinggi turun Rp2.800 dibandingkan pekan lalu seharga Rp71 ribu per kg.(*1)
Pemkab Rohul usulkan percepatan jadwal penerbangan JCH ke Batam demi efisiensi waktu dan kenyamanan jamaah…
Sebanyak 819 peserta siap ikut MTQ Riau 2026 di Kuansing. Persiapan venue, penginapan, dan kawasan…
PUPR Riau cepat perbaiki jalan amblas di Sudirman Pekanbaru. Enam ruas jalan sudah dibenahi, tiga…
Bangunan liar menjamur di jalan protokol Pekanbaru. Satpol PP segera lakukan penertiban karena ganggu drainase…
Wako Pekanbaru tinjau titik banjir dan temukan masalah drainase serta sampah. Pemko siap lakukan revitalisasi…
SPBU Inhu dorong penggunaan aplikasi XStar untuk BBM subsidi. Warga mengeluh, harga Pertalite di pelosok…