Categories: Pekanbaru

Pansus Temukan Kebocoran Retribusi Sampah

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Retribusi Sampah DPRD Kota Pekanbaru menemukan adanya kebocoran miliaran rupiah yang bersumber dari sektor pendapatan asli daerah (PAD) retribusi sampah.

"Data yang kami temukan, banyak terjadi kebocoran. Dari potensi hitungan Rp83 miliar, pendapatan yang didapat cuma Rp6 miliar,” kata Ketua Pansus Isa Lahamid kepada wartawan usai rapat pansus, Senin (2/8).

Untuk meminimalisir kebocoran sektor retribusi sampah tersebut, maka diusulkan dibuat aturan yang bakal dijadikan sebagai dasar hukum penindakan penyelewengan pungutan. Saat ini pansus terus menggesa agar Ranperda Retribusi Sampah ini segera disahkan menjadi Perda.

Dalam pembahasan kemarin, pansus mengundang Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta instansi terkait lainnya. Pansus ingin mengetahui PAD retribusi sampah yang bersumber dari seluruh kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru.

Menurut Isa, pihaknya dalam pembahasan ini memberikan sejumlah masukan dan sumbang saran agar potensi potensi kebocoran PAD retribusi sampah bisa diantisipasi. "Ke depan kami tidak ingin lagi terjadi kebocoran yang merugikan daerah dari kegiatan ini,” harap Isa.

Dalam pembahasan tersebut juga terungkap, ada banyak kendala yang menjadi hambatan pe ngelolaan sampak terutama ada nya aturan baru dari Permendagri. Sehingga membuat pihaknya menyesuaikan lagi dengan aturan yang terbaru.

Sementara itu, Plt Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Marzuki, mengatakan, dengan banyaknya kebocoran yang ada, ke depan DPRD Pekanbaru meminta pola pemungutan retribusi sampah diefektifkan lagi. Sebab, dengan adanya ranperda yang nantinya akan disahkan menjadi Perda ini, potensi PAD bisa kembali naik.

"Semua regulasi sudah disiapkan, nanti akan menjadi BLUD pengelolaannya,” pungkas Marzuki. (gus)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

APBD Terbatas, Meranti Andalkan Program IJD untuk Benahi 9,6 Km Jalan

Pemkab Kepulauan Meranti mengusulkan tiga ruas jalan sepanjang 9,6 km masuk program IJD dengan kebutuhan…

3 jam ago

Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Pekanbaru, Polusi Tertinggi Ketiga di Indonesia

Kabut asap karhutla masih menyelimuti Pekanbaru. Kualitas udara memburuk, AQI mencapai 171 dan 156 titik…

4 jam ago

Bentrokan Konflik Lahan 80 Hektare di Kuansing, 9 Orang Terluka

Bentrokan dua kelompok terkait konflik lahan 80 hektare terjadi di Kuansing. Sembilan orang terluka dan…

4 jam ago

Jalan Sontang-Duri Kembali Berlumpur, Truk Bermuatan Berat Banyak Terjebak

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan menggerus timbunan. Truk bermuatan berat kesulitan melintas dan terjebak…

5 jam ago

Erupsi 4 Gunung Bikin 8 Bandara Ditutup, 35 Penerbangan Pekanbaru-Jakarta Batal

Erupsi empat gunung mengganggu penerbangan. Sebanyak 35 penerbangan dari dan ke Pekanbaru batal setelah delapan…

5 jam ago

Distribusi Tersendat, Semen di Rohul Langka hingga Warga Harus Antre

Kelangkaan semen di Rohul hampir sebulan membuat warga harus booking. Omzet toko bangunan turun hingga…

5 jam ago