Categories: Pekanbaru

Dipertanyakan, PAD Parkir di Badan Jalan

(RIAUPOS.CO) — Permasalahan retribusi parkir di badan jalan di Kota Dumai tampaknya belum juga selesai. Potensi miliaran rupiah yang seharusnya diperoleh sebagai pendapatan asli daerah (PAD) untuk Kota Dumai tidak diperoleh.

Bahkan para juru parkir (jukir) di lapangan diduga banyak yang ilegal. Tidak hanya itu para jukir diketahui bukan warga Dumai. KTP mereka kebanyakan warga Sumatera Utara. Tidak hanya itu para jukir  tidak memberikan karcis kepada para pengguna jasa parkir. 

Hal itu semakin menguatkan jika uang parkir tidak masuk ke PAD Kota Dumai.
Berdasarkan pantauan Riau Pos di beberapa ruas jalan seperti Jalan Sultan Syarif Kasim, Jalan Budi Kemuliaan, Jalan Hasanudin dan Jalan Sukajadi, Jumat (2/8), tidak satupun jukir yang memungut retribusi parkir memberikan karcis kepada pengguna jasa parkir. Bahkan parahnya lagi saat pengendara memarkirkan kendaraan tidak terlihat jukir, namun saat pengguna jasa parkir mau pergi, jukir secara tiba-tiba ada di tempat.

Tak ayal kondisi itu dikeluhkan para pengguna jasa parkir dan mempertanyakan kemana PAD parkir pergi. Salah satunya Andika (29) warga Dumai yang memarkirkan kendaraannya di Jalan Sultan Syarif Kasim. “Tidak pernah ada karcis, kami curiga uang retribusinya kemana,” ujarnya 

Ia mengatakan wajar jika masyarakat curiga karena tidak ada bukti pemungutan retribusi. “Kemana kepada Dinas Perhubungan, mereka harusnya mengawasi terkait pemungutan retribusi parkir tanpa ada karcis tersebut,” tuturnya.

Hal yang sama juga dikeluhkan pengguna jasa parkir lainnya, Ali  mengaku membayar parkir melebihi ketentuan yang ditetapkan. 

“Juru parkir, ini kalau dikasi Rp2.000 tidak dikembalikan, padahal untuk parkir kendaraan roda dua hanya Rp1.000, bahkan pernah saat dikasi Rp1.000 jukirnya merasa tidak senang,” tuturnya.

Kadishub Kota Dumai Asnar dihubungi berulang kali melalui telpon tidak mengangkat. Pesan yang ditinggalkan juga tidak kunjung dibalas.(ade)
 

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

25 Dapur MBG Dibangun di Daerah 3T Inhu, Sekda Turun Langsung Meninjau

Pemkab Inhu membangun 25 dapur SPPG MBG di daerah 3T tahun 2026. Sekda Inhu meninjau…

2 hari ago

Bupati Kuansing Optimalkan Lahan Bekas Tambang untuk Ketahanan Pangan

Pemkab Kuansing berkomitmen mengubah bekas lahan tambang menjadi pertanian produktif demi mendukung IP 200 dan…

2 hari ago

Bupati Siak Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN Bersama BKN

Pemkab Siak menandatangani komitmen manajemen talenta ASN bersama BKN untuk memperkuat sistem merit dan menempatkan…

2 hari ago

Tumpukan Limbah Kayu Ancam Sungai Bukit Batu Bengkalis

Tumpukan limbah kayu mencemari Sungai Bukit Batu Bengkalis. Warga khawatir dampak lingkungan dan mendorong penyelesaian…

2 hari ago

UMK Meranti 2026 Belum Berjalan Optimal, Pemkab Meranti Siapkan Aturan Khusus

Penerapan UMK 2026 di Meranti dinilai belum optimal. Pemkab pun menyiapkan Perbup sebagai aturan teknis…

2 hari ago

PSMTI Riau Matangkan Persiapan Musprov V, Pemilihan Ketua Jadi Agenda Utama

PSMTI Riau akan menggelar Musprov V akhir pekan ini di Pekanbaru untuk memilih ketua definitif…

2 hari ago