Categories: Pekanbaru

DPRD-PWI Pokja Pekanbaru Bahas Kantor hingga Sampah

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — PWI Pokja Pekanbaru melakukan kunjungan silaturahmi kepada Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani MS SIP, Selasa (2/2). Dalam kunjungan itu, berbagai persoalan dari yang serius hingga santai dibahas.

Ketua PWI Pokja Pekanbaru Ardiansyah Tanjung menyampaikan tentang kepengurusan baru PWI Pokja Pekanbaru. Dia juga memberikan salinan SK kepengurusan baru ini kepada Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani. Ian Tanjung juga menyampaikan soal Kantor PWI Pokja Pekanbaru di Jalan Sumatera yang sudah tidak layak huni.

"Kalau ada rumah tak layak huni, maka kantor kami ini lebih dari tak layak huni," ujar Ian Tanjung.

Untuk itulah dia meminta bantuan Ketua DPRD Pekanbaru agar segera ada rehabilitasi gedung ini. Sebelumnya, kantor PWI di Jalan Sumatera dipakai PWI Riau. Setelah PWI Riau pindah ke Jalan Arifin Achmad, maka kantor di Jalan Sumatera mulai terbengkalai. Kantor inilah yang akan dipakai PWI Pokja Pekanbaru.

Ian Tanjung juga menyampaikan tentang berbagai program PWI Pokja Pekanbaru ke depan. Di antaranya soal UKW atau uji kompetensi wartawan. Menurutnya, masih banyak wartawan yang tidak taat pada etika jurnalistik. Ada juga yang belum mengikuti UKW. Ada juga rencana program peningkatan kualitas wartawan.

"Kami ingin menggandeng Universitas Terbuka (UT) agar wartawan yang belum sarjana bisa paling kurang S1," ujar Ian Tanjung.

Rencana-rencana PWI Pokja Pekanbaru disambut baik Ketua DPRD Pekanbaru Hamdani. Soal rencana rehabilitasi kantor akan ditindaklanjuti segera. Menurutnya peran PWI sangat penting bagi perjalanan suatu kelompok masyarakat, negara atau suatu kota. Bahkan pers merupakan pilar keempat demokrasi, selain eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

"Tentu PWI sangat penting. Makanya soal kantor segera kami tindak lanjuti," ujar Hamdani.

Beberapa persoalan perkotaan, dari yang serius hingga santai juga sempat dibahas. Di antaranya soal sampah perkotaan. Dia meminta pers tetap membantu pemerintah dalam mengatasi masalah sampah. Sebab ini adalah masalah bersama, bukan hanya masalah pemerintah. Salah satu solusi sampah adalah dengan bank sampah. Makin banyak makin baik.
"Ini solusi yang baik bagi masyarakat kita. Sampah bisa jadi uang. Ekonomi masyarakat jadi terbantu, volume sampah berkurang," ujar Hamdani.

Laporan: Muhammad Amin (Pekanbaru)
Editor: Arif Oktafian/Eka G Putra

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Happy School Holiday Hadir, Nikmati Staycation Keluarga Nyaman di Khas Pekanbaru Hotel

Khas Pekanbaru Hotel menghadirkan promo Happy School Holiday mulai Rp485 ribu per malam untuk menemani…

10 jam ago

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Agung Nugroho Ajak ASN Perkuat Semangat Melayani

Wako Pekanbaru Agung Nugroho mengajak ASN menjadikan nilai Pancasila sebagai landasan kerja dan pelayanan publik…

11 jam ago

Unri Gelar MUED 2026, Dorong Kerja Sama Berkelanjutan dengan Dunia Industri dan Pemerintahan

MUED 2026 menjadi ajang Universitas Riau memperkuat kolaborasi berkelanjutan dengan mitra strategis melalui inovasi dan…

11 jam ago

Wabup Rohul Sidak PKS, Temukan Harga TBS Sawit Masih di Bawah Ketetapan Pemprov Riau

Wabup Rohul menemukan harga TBS sawit di sejumlah PKS masih di bawah ketetapan Pemprov Riau…

11 jam ago

MTQ Riau 2026 Siap Digelar di Kuansing, Sebanyak 816 Peserta Resmi Ditetapkan

Sebanyak 816 peserta MTQ ke-44 Provinsi Riau resmi ditetapkan. Kuansing sebagai tuan rumah mengklaim seluruh…

11 jam ago

Dua Anggota Polres Inhil Resmi Dipecat, Kapolres Tegaskan Tak Ada Toleransi Pelanggaran

Dua personel Polres Inhil resmi diberhentikan tidak dengan hormat. Kapolres menegaskan komitmen penegakan disiplin dan…

12 jam ago