pengakuan-tersangka-yang-menggauli-anak-di-bawah-umur
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Unit Idik VI Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Pekanbaru, menggiring tersangka cabul Padri alias Pak Uwo (48) dari ruang tahanan di lantai III kantor kuning kecoklatan, Jalan Jenderal A Yani ke ruangannya yang berada di lantai yang sama. Sebelah kiri jika dari tangga pintu masuk.
Di ruang itu, pria paruh baya itu yang sudah status tersangka sejak Rabu (29/1) mengakui perbuatan bejatnya, menggauli anak di bawah umur yang masih berusia 8 tahun di ruang tamu rumahnya.Tersangka mengatakan, kejadian itu dilakukan sejak 2019 di ruang tamu rumah nya di Jalan Cipta Karya.
"Kenal dengan korban sudah sejak masih kecil. Sebab orangtuanya kurang open. Kemudian dia sering main ke rumah, karena rumah kami saling bersebelahan. Saya sayang sama dia, tapi itulah saya khilaf karena kebablasan," sebutnya pada Riau Pos, Sabtu (2/2).
Dikatakannya, hampir setiap hari diberi uang Rp2 ribu. "Layaknya anak sendiri ya saya kasih karena dia minta. Kadang pas diantar sekolah atau pas pulang sekolah. Setelah itu pernah dikasih uang Rp10 ribu," jelas bapak satu anak itu.
Kemudian, rasa sayangnya berubah seiring berjalannya waktu. Katanya, dari belaian hingga akhirnya menyentuh bagian vitalnya. "Durasi ‘main’ dua hingga tiga menit. Dari dibelai hingga ‘beneran’ (tiga kali). Itu terjadi sejak sebelum puasa 2019. Lagi-lagi saya khilaf," kata Pak Uwo yang bekerja sebagai supir truk itu.
Saat ditanya apakah korban pencabulan saat seusianya? Pak Uwo menampiknya. "Saya tidak korban, tapi itulah saya khilaf. Tak pernah di dalam kamar mainnya. Karena saya jarang tidur di kamar. Selalu di dalam ruang tamu, saat tidak ada orang," terangnya lebih jauh.
Ditanya bagaimana mengiming-imingi? ia mengatakan karena korban sering tiduran di sampingnya. Meski dia memahami layaknya anak kecil, namun nafsunya tersalurkan hingga kelakuan tak senonoh pun dilakukannya.(ade)
Laporan: SOFIAH
Seorang remaja 15 tahun di Rupat, Bengkalis, diamankan polisi usai kedapatan membawa paket sabu 0,38…
Siswa kelas VI MI Assidigiyah Siak, Afif Muhammad Thoifur, sukses mengharumkan nama Riau usai meraih…
Disdikbud Kepulauan Meranti melakukan penataan jabatan kepala sekolah. Sebanyak 62 posisi bakal diganti, sementara 13…
Akibat kabut asap dan kualitas udara buruk di Pekanbaru, Panitia Imlek Bersama memutuskan meniadakan perayaan…
Tim bulutangkis putri Indonesia menang telak 3-0 atas Mongolia pada babak 16 besar Asian Games…
Kecelakaan maut di Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar KM 25 menewaskan seorang ustaz dan dosen akibat…