segera-gunakan-apbd-pulihkan-ekonomi-masyarakat
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri meminta kepada Pemko Pekanbaru untuk dapat segera menggunakan APBD 2022.
"APBD 2022 sudah disahkan DPRD, sudah dievaluasi Gubri, dan sudah dibahas lagi Banggar DPRD bersama TAPD, kami minta segera digunakan dan Pemerintah berkewajiban dapat segera juga memulihkan ekonomi masyarakat," kata Azwendi, Ahad (2/1).
Untuk diketahui, APBD Kota Pekanbaru Tahun 2022 disahkan sebesar Rp2,560 triliun. Angka Rp2,560 triliun untuk tahun 2022, turun dari APBD 2021 yakni Rp2,597 miliar. Penurunannya akibat serapan PAD rendah, karena dampak pandemi Covid-19.
Disampaikan Politisi Demokrat ini, dari evaluasi Gubri, ada beberapa catatan, Di antaranya, berkaitan dengan PAD, program penanggulangan Covid-19, serta segera lakukan pemulihan ekonomi. "Intinya diminta Pemko harus memaksimalkan semua catatan yang diberikan Gubernur Riau tersebut," ujar Azwendi.
Ditegaskan Azwendi, bahwa, pembahasan evaluasi APBD Pekanbaru 2022, sudah sesuai aturan yang berlaku.
Dengan sudah dievaluasinya APBD Pekanbaru 2022 ini, bahkan Banggar DPRD Pekanbaru sudah membahasnya kembali bersama TAPD, maka diminta untuk segera menggunakan APBD 2022 tersebut.
"Tentu kami berharap secepatnya dibelanjakan. OPD harus tancap gas, sehingga realisasi anggaran yang ditargetkan bisa tercapai,"sarannya.
Tidak hanya itu, Azwendi juga menitik beratkan perhatian terhadap kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat menjadi prioritas, seperti banjir, dan masalah persampahan.(gus)
Pemkab Inhil mengusulkan revitalisasi 157 sekolah pada 2026 guna memperbaiki bangunan rusak dan meningkatkan kualitas…
Sebanyak 59 CPNS formasi 2024–2025 di Pemkab Rohul resmi menerima SK dan diangkat sebagai PNS…
Jalan menuju Pelabuhan Internasional Selatbaru Bengkalis rusak parah dan dikeluhkan warga. Pemkab memastikan perbaikan dilakukan…
Lima ASN Inhu diduga terlibat narkoba. Tiga orang diproses hingga pengadilan, sementara dua lainnya dikembalikan…
Polda Riau mengungkap penampungan emas ilegal hasil PETI di Kuansing. Polisi menangkap pengepul dan menyita…
Sebanyak 1.608 PPPK Paruh Waktu di Rohul belum menerima gaji Januari 2026 karena masih dalam…