Categories: Pekanbaru

Cabai Merah Sumbang InflasiTerbesar Riau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Tahun 2019, terjadi peningkatan inflasi di Provinsi Riau dibandingkan dengan tahun lalu, meskipun secara rata-rata inflasi tersebut masih tercatat lebih rendah dibandingkan provinsi penghasil seperti Sumatera Utara. Komoditas cabai merah, daging ayam ras dan bawang merah menjadi penyumbang terbesar inflasi di Riau. 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Bank Indonesia (BI) Riau Decymus. Ia juga mengatakan komoditas tersebut menjadi fokus utama agar inflasi tidak menggerus daya beli masyarakat. "Cabai merah, daging ayam ras, dan bawang merah yang menjadi komoditas pangan penyumbang terbesar inflasi Riau," katanya, Kamis (2/1).

Decymus menjelaskan, Riau dihadapkan pada tantangan lengendalian inflasi. Hal ini disebabkan Riau menempati posisi bukan sebagai daerah penghasil komoditas pangan. Selain itu juga terjadi persaingan usaha yang tidak sehat, struktur harga yang tidak wajar, serta keadaan cuaca yang kurang kondusif. 

"Pada komoditas cabai merah dan bawang merah, terlihat bahwa pedagang besar mempunyai peranan besar dalam mempengaruhi struktur harga. Dalam hal ini, pedagang besar cenderung mengambil margin besar pada saat harga meningkat," papar Decymus.  Menurut Decymus untuk komoditas daging ayam, pedagang besar cenderung mempertahankan margin. Meskipun masih terdapat indikasi penguasaan pasar oleh produsen besar melalui kartel karena struktur pasar yang bersifat oligopoli.

Menghadapi dinamika cuaca, lanjut dia, terlihat bahwa komoditas cabai merah dan bawang merah banyak dipengaruhi oleh kondisi cuaca provinsi penghasil. Diperkirakan pada tahun 2020 akan terjadi dua kali musim kemarau, terutama di kawasan ekuator yang secara empiris menurunkan produksi secara signifikan. “Tentunya hal ini perlu kita antisipasi,” ujarnya.

Dengan berbagai tantangan di atas, sinergi dan koordinasi antar lembaga akan menjadi faktor kunci agar inflasi tetap terkendali, khususnya untuk bahan makanan yang mudah bergejolak (volatile food). "Dengan sinergi tersebut, kami memperkirakan inflasi Riau pada tahun 2020 dapat dijaga," ujarnya.(*2/aga)

Laporan DENNI ANDRIAN, Pekanbaru

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Mandi di Danau Raja Rengat, Pelajar SMP Tewas Tenggelam

Seorang pelajar SMP tewas tenggelam saat mandi di Danau Raja Rengat, Inhu. Korban diduga kelelahan…

3 jam ago

Bayar Hingga Rp5,7 Juta, Puluhan WNI Gagal Diberangkatkan Ilegal ke Malaysia

Polisi Dumai menggagalkan pengiriman 26 calon PMI ilegal ke Malaysia. Para korban diminta membayar hingga…

3 jam ago

25 Dapur MBG Dibangun di Daerah 3T Inhu, Sekda Turun Langsung Meninjau

Pemkab Inhu membangun 25 dapur SPPG MBG di daerah 3T tahun 2026. Sekda Inhu meninjau…

2 hari ago

Bupati Kuansing Optimalkan Lahan Bekas Tambang untuk Ketahanan Pangan

Pemkab Kuansing berkomitmen mengubah bekas lahan tambang menjadi pertanian produktif demi mendukung IP 200 dan…

2 hari ago

Bupati Siak Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN Bersama BKN

Pemkab Siak menandatangani komitmen manajemen talenta ASN bersama BKN untuk memperkuat sistem merit dan menempatkan…

2 hari ago

Tumpukan Limbah Kayu Ancam Sungai Bukit Batu Bengkalis

Tumpukan limbah kayu mencemari Sungai Bukit Batu Bengkalis. Warga khawatir dampak lingkungan dan mendorong penyelesaian…

2 hari ago