Categories: Pekanbaru

Profesi Ahli Kesehatan Masyarakat Memiliki Lapangan Pekerjaan yang Luas

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Tokoh Kesehatan Masyarakat Riau yang juga Ketua Yayasan Hang Tuah Pekanbaru dr H Zainal Abidin MPH pada webinar yang diselenggarakan Prodi S1 Kesmas STIKes Hang Tuah baru-baru ini mengatakan, public health merupakan elemen inti dari upaya pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

"Profesi ahli kesehatan masyarakat berperan penting dalam mewujudkan Indonesia sehat," ujar salah satu sosok paling berpengaruh dalam lahirnya ribuan Sarjana Kesehatan Masyarakat di STIKes Hang Tuah Pekanbaru tersebut.

Menurutnya, profesi ahli kesehatan masyarakat memiliki lapangan pekerjaan yang luas. Meliputi seluruh kegiatan promotif dan preventif guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Tak hanya itu, menurutnya seorang ahli kesehatan masyarakat merupakan agen perubahan yang kompeten dalam menangani berbagai masalah bidang kesehatan masyarakat secara khusus.

Beberapa lapangan pekerjaan bagi SKM di antaranya adalah healthcare administrator, epidemiolog, sanitarian, health promotor, ahli K3, dosen, dan lainnya. Contoh bagi ahli kesmas peminatan kesling, epidemiologi, promosi lesehatan, atau AKK dapat berkarir di puskesmas dan Dinas Kesehatan.

Ahli gizi, Kespro, MRS berkarir di rumah sakit pemerintah maupun swasta. Ahli K3 dapat berkarir di berbagai perusahaan nasional maupun internasional, seperti migas dan masih banyak lagi peluang kerja bagi ahli kesehatan masyarakat. STIKes Hang Tuah Pekanbaru, katanya, merupakan sekolah tinggi bidang kesehatan pertama di Provinsi Riau dan telah melahirkan ribuan alumni yang bekerja dan menduduki jabatan strategis baik di pemerintahan, swasta, perusahaan, dan berbagai institusi-institusi kesehatan. STIKes Hang Tuah Pekanbaru juga mendukung kebijakan pemerintah tentang adanya Kampus Merdeka yang melibatkan seluruh civitas akademika STIKes Hang Tuah Pekanbaru.

Ia merasa bangga bahwa, Prodi S1 Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah Pekanbaru terakreditasi B oleh BAN-PT, me­miliki 8 peminatan : Kesling, Promkes, AKK, K3, Epidemiologi, MRS, Gizi Kesmas dan Kespro. Vi­sinya adalah menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional dan memiliki kemampuan manajerial dalam penyelesaian masalah kesehatan di Indonesia. Didukung dengan dosen pengajar bersertifikasi. Seluruh mahasiswa Prodi Kesmas juga memiliki kesempatan untuk memperoleh beasiswa baik dari pemerintah, KIP, Bidikmisi, pemprov, pemda, dan beasiswa lainnya.

Demi mendukung lahirnya lulusan yang kompeten, Prodi S1 Kesehatan Masyarakat STIKes Hang Tuah baru-baru ini menggelar webinar Peluang Kerja Sarjana Kesehatan Masyarakat Berdasarkan 8 Peminatan Kesehatan Masyarakat. Dr H Zainal Abidin MPH dalam kesempatan tersebut menyampaikan Profesi Ahli Kesehatan Masyarakat terdiri dari bermacam peminatan, hal ini membuka peluang kerja yang seluas-luasnya bagi SKM, selaku ujung tombak yang berhadapan dengan masyarakat terutama untuk terobosan di bidang kesehatan agar masyarakat berperilaku sehat.(nto/c)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Kasus Perampokan Maut di Rumbai, Polisi Kantongi Petunjuk Pelaku

Polisi dalami kasus lansia tewas di Rumbai, Pekanbaru. Olah TKP kedua dilakukan, empat saksi diperiksa,…

1 hari ago

Antrean BBM Mengular di Pekanbaru, Warga Rela Tunggu Hingga Tengah Malam

Antrean panjang BBM terjadi di Pekanbaru. Warga rela antre hingga satu jam, bahkan membeli eceran…

1 hari ago

Jalan Mulus, Warga Lubuk Betung Ramai-ramai Ucapkan Terima Kasih ke Pemkab Rohul

Jalan di Lubuk Betung Rohul kini mulus usai diaspal. Warga rasakan manfaatnya dan ucapkan terima…

1 hari ago

Cegah Kelangkaan Pertalite, SPBU Bangkinang Tambah Pasokan hingga 16 Ton

SPBU Bangkinang tambah pasokan Pertalite hingga 16 ton untuk atasi antrean panjang jelang akhir bulan,…

3 hari ago

Jemaah Calon Haji Kuansing Meninggal Saat Momen Pelepasan, Jenazah Dimakamkan di Kampung Halaman

Seorang JCH Kuansing meninggal dunia usai alami serangan jantung saat pelepasan. Jenazah dimakamkan di kampung…

4 hari ago

Fakta Baru Kasus Korupsi Riau, Satpam Ngaku Antar Duit Rp300 Juta

Pengakuan satpam PUPR Riau di sidang Tipikor ungkap pengantaran uang Rp300 juta terkait dugaan pemerasan…

4 hari ago