RONI AMRIEL
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pada tahun 2020 mendatang, anggaran banjir di Kota Pekanbaru hanya Rp2,2 miliar. Penganggaran dinilai tak akan mampu untuk mengatasi banjir yang terjadi di Pekanbaru. Sementara ada anggaran pembangunan gedung parkir di gedung MPP Rp10 miliar. Hal ini kembali menjadi sorotan DPRD, disarankan supaya anggaran itu dialihkan ke penanganan banjir.
"Kita melihat (penganggaran untuk pembangunan gedung parkir, red) hal ini belum cukup penting dan mendesak, rasanya kurang tepat. Mendingan anggaran Rp10 miliar itu dialokasikan untuk mengatasi masalah banjir," tegas Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Roni Amriel SH MH kepada wartawan, Kamis (1/8).
Hal ini disampaikan Roni, pada rapat pembahasan penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS). "Untuk kegiatan di perumahan dan pemukiman, anggarannya tahun ini lebih kurang Rp45 miliar. Padahal tahun sebelumnya, 2 kali lipat dari itu. Lebih kurang Rp85 miliar," katanya.
Politisi dari Partai Golkar ini menyebutkan, dari porsi yang diberikan, ada penurunan dari kegiatan dari kebutuhan masyarakat terhadap pengerjaan pemukiman seperti semenisasi dan drainase.
"Padahal itu adalah problem yang terjadi saat ini, terutama banjir. Dan ini ada kaitannya dengan kawasan pemukiman. Sementara anggarannya tersedia Rp45 miliar, belanja langsung Rp28 miliar.(gus)
Pemko Pekanbaru memastikan program berobat gratis UHC terus berlanjut dengan anggaran Rp111 miliar setelah tunggakan…
Menkeu Purbaya menyebut APBN bisa tanpa defisit, namun berisiko besar bagi ekonomi. Defisit 2025 dijaga…
DPRD Pekanbaru mendukung Satgas Penertiban Kabel FO tetap bekerja meski perda belum disahkan demi keselamatan…
Sekda Inhu menegaskan tidak ada toleransi bagi ASN yang terlibat narkoba dan mendukung penuh proses…
Jonatan Christie menjadi satu-satunya wakil Indonesia di perempat final Malaysia Open 2026 dan siap menghadapi…
Pemkab Kepulauan Meranti mulai mencairkan gaji ASN dan PPPK Januari 2026 serta tunda bayar 2024…