Categories: Pekanbaru

Politeknik Caltex Riau Kukuhkan 418 Wisudawan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Politeknik Caltex Riau (PCR) mengukuhkan sebanyak 418 wisudawan pada acara wisuda XVIII, Sabtu (30/10). Dari jumlah tersebut, sebanyak 121 orang lulusan dari jenjang Ahli Madya (D3), dan 297 orang lulusan dari jenjang Sarjana Terapan (D4). Hingga saat ini PCR sudah meluluskan 4.599 alumni.

Berbeda dengan tahun sebelumnya yang dilakukan secara hybrid, pengukuhan wisudawan tahun ini dilakukan secara luring dengan jumlah terbatas, Direktur PCR, Dr Mohammad Yanuar Hariyawan ST MT dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah dilantik pada hari ini.

"Mewakili civitas akademika Politeknik Caltex kepada seluruh wisudawan yang telah dilantik pada hari ini.

"Mewakili civitas akademika Politeknik Caltex Riau saya mengucapkan selamat atas wisuda diploma dan sarjana terapan untuk anak-anakku. Setelah menjalani studi kurang lebih 3 tahun untuk Program Ahli Madya dan kurang lebih 4 tahun untuk Program Sarjana Terapan, dengan ketekunan, keuletan, jerih payah, serta dukungan dan doa dari keluarga, Anda hari ini berhasil menyelesaikan pendidikan dan memperoleh gelar akademik di Politeknik Caltex Riau,"ujarnya

Tingkat lulusan tepat waktu pada wisuda tahun ini adalah sebesar 82,3 persen, melampaui target yang dicanangkan pada tahun ini sebesar 80 persen. Persentase tingkat kelulusan tepat waktu tahun ini naik sebesar 0,3 persen jika dibandingkan dengan capaian tahun lalu, dan akan terus kami tingkatkan, untuk memberikan kepastian kepada stake holder terutama bagi mahasiswa dalam hal masa tempuh pendidikan mereka di Politeknik Caltex Riau. Sedangkan Indek Prestasi Komulatif (IPK) para wisudawan tahun ini rata-rata adalah 3,34 dengan rincian IPK rata-rata Program Ahli Madya sebesar 3,31, sementara IPK rata-rata yang diraih oleh lulusan Program Sarjana Terapan adalah 3,36.

"Alhamdulillah, sekitar 10 persen atau 43 orang wisudawan tahun ini dapat menyelesaikan studinya melalui beberapa skema beasiswa. Sebanyak 15 orang wisudawan dari beasiswa YPCR/Bidikmisi, 23 orang wisudawan dari beasiswa Pemerintah Provinsi Riau dan 5 orang wisudawan dari beasiswa Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir. Hal ini menunjukkan bahwa Politeknik Caltex Riau memberikan akses pendidikan yang sama dan berkeadilan dalam rangka melindungi masa depan anak-anak yang cerdas tetapi terkendala persoalan biaya,"tambahnya

Wisudawan terbaik tahun ini dianugerahkan kepada Diemas Ibnus Pasedja dari Program Studi D4 Teknik Elektronika Telekomunikasi dengan IPK sebesar 3.98. Predikat terbaik lainnya untuk setiap program studi diraih oleh Dwi Istiqomah dengan IPK 3.91 dari Program Studi D3 Akuntansi, Auliya Rahmi dengan IPK 3,81 dari Program Studi D3 Teknik Komputer, Farhan Fadillah Putra dengan IPK 3,76 dari Program Studi D3 Teknik Elektronika,Teddy Pradipta Kajo dengan IPK 3,89 dari Program Studi D3 Teknik Mekatronika.

Kemudian, Jeni Aprilia dari Program Studi D4 Teknik Informatika meraih IPK 3.86. Siti Sri Maharani dengan IPK 3.89 dari Program Studi D4 Sistem Informasi, Fitra Rahmalia Rusli dengan IPK 3.93 dari Program Studi D4 Teknik Listrik. Karfin Kordero dari Program Studi D4 Teknik Mesin mendapatkan IPK 3.67 serta Vinda Mei Butar Butar dari Program Studi D3 Teknik Telekomunikasi mendapatkan IPK 3.68

Sementara itu, Ketua Yayasan Politeknik Chevron Riau (YPCR) Drs Azhar MM berpesan kepada para wisudawan untuk dapat mempertahankan kompetensi yang diperoleh selama kuliah di PCR. Selain itu, Azhar juga menambahkan bahwa Pengurus YPCR dengan kepercayaan dan dukungan penuh dari Dewan Pembina secara berkesinambungan akan membenahi dan melengkapi sarana pendidikan serta sumber daya lainnya yang dbutuhkan oleh PCR.

"Alhamdulillah, kami telah menyelesaikan pembangunan Workshop Mekanikal & Elektrikal pada tahun 2021 dengan  biaya sebesar Rp 8,84 miliar. Workshop ini sudah digunakan pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2021/2022 yang dimulai pada bulan September 2021. Kami juga secara berkala mengadakan penggantian dan penambahan peralatan laboratorium agar kegiatan praktikum tidak terkendala disebabkan penurunan kehandalan alat karena proses penuaan, karena kekurangan alat dan agar peralatan laboratorium tetap update dengan perkembangan teknologi.,"ungkapnya

Sementara itu Ketua Dewan Pembina YPCR Ir Albert BM Simanjuntak MBA mengatakan pengembangan kompetensi, pembentukan karakter anak didik maupun organisasi, serta konsistensi untuk mencapai yang terbaik telah menjadikan PCR berkembang seperti sekarang. Selama hampir dua dekade berkiprah, PCR memberikan kebanggaan bagi Bumi Melayu melalui prestasi di tingkat regional maupun nasional. PCR tumbuh dan berkembang sebagai politeknik swasta terbaik di Indonesia.(hen)

 

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Sambut Ramadan 1447 H, Potang Bolimau Digelar di Pasirpengaraian

Bupati Rohul ajak masyarakat hadiri potang bolimau di Waterfront City Pasirpengaraian sambut Ramadan 1447 H.

7 jam ago

IAGI, IATMI dan SLB Indonesia Gagas Petrel Hackathon 2026 di UIR

IAGI, IATMI dan SLB Indonesia gelar Kick-Off Petrel Hackathon 2026 di UIR untuk dorong talenta…

8 jam ago

Waterbarrier Digeser, Pengendara Tetap Terobos Jembatan Sinambek

Jembatan Sungai Sinambek Kuansing ditutup karena rusak dan nyaris ambruk, namun pengendara masih nekat menerobos.

1 hari ago

Jelang Imlek 2026, Lalu Lintas Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar Melonjak 35 Persen

Jelang Imlek 2026, trafik Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar naik hingga 35 persen, arus ke Sumbar…

1 hari ago

Jawab Tantangan Iklim Tropis, RS Awal Bros Hadirkan Solusi Kesehatan Rambut

RS Awal Bros Hangtuah luncurkan Hair Center pertama di Riau, hadirkan solusi medis rambut berbasis…

1 hari ago

Ramp Check Gabungan di Siak, Pastikan Bus dan Angkutan Barang Laik Jalan

Polres Siak gelar ramp check gabungan dalam Operasi LK 2026 untuk pastikan angkutan umum dan…

1 hari ago