Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama Wawako Pekanbaru Markarius Anwar dan juga istri menggunting pita saat pembukaan Gerakan Pangan Murah di Lapangan Ligako, Jalan Taman Karya (M ALI NURMAN/Riau Pos )
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ratusan warga memadati lokasi Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar serentak di 15 kecamatan di Kota Pekanbaru, Sabtu (30/8). Program Pemko Pekanbaru ini disambut antusias karena harga kebutuhan pokok yang dijual jauh lebih murah dibandingkan pasar tradisional.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar dan Pj Sekko Zulhelmi Arifin turun langsung meninjau pelaksanaan di beberapa titik. Kehadiran mereka memastikan program berjalan lancar sekaligus tepat sasaran.
Agung menyebut, kestabilan harga pangan sangat penting bagi masyarakat. “Dengan adanya GPM, kami ingin membantu warga memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ujarnya. Ia juga memastikan stok pangan Pekanbaru masih aman.
Warga pun tampak antusias. Surya Ningsih, warga Taman Karya, mengaku terbantu karena bisa membeli bawang, beras, minyak, dan gula dengan harga lebih murah dari pasar. Evo, warga lainnya, menyebut program ini sangat membantu, terutama bagi ibu rumah tangga.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru, M Jamil, mengatakan GPM kali ini menyiapkan 66 ton komoditas. Program ini diharapkan tidak hanya meringankan beban masyarakat, tapi juga menjaga stabilitas harga pangan di kota.
Kelangkaan solar subsidi memicu antrean panjang hingga 6 jam di berbagai wilayah Riau. Masyarakat desak…
DPRD Kepulauan Meranti bakal mengesahkan dua Ranperda yang telah rampung dibahas guna mendorong capaian Indeks…
Operasi pencarian 5 jurnalis dan 3 kru speedboat yang hilang kontak di Selat Sunda resmi…
Ketua TP PKK sekaligus Bunda Literasi Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho meraih penghargaan Apresiasi Swara Cantika…
BMKG mencatat 3.227 titik panas di Sumatera dengan 71 titik berada di Riau. Peringatan dini…
Kualitas udara di Kuansing nyaris menyentuh level sangat tidak sehat. Disdikpora Kuansing memutuskan kembali menerapkan…