Wali Kota Pekanbaru: Agung Nugroho
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Setelah melakukan program zero anak putus sekolah, kali ini Pemko Pekanbaru membuat program zero anak stunting atau kurang gizi. Pemko akan menyisir atau mencari anak-anak berisiko stunting dan melakukan penanganan.
”Kita sweeping untuk anak-anak stunting ataupun kurang gizi. Kalau kemarin kita sweeping anak-anak putus sekolah, sekarang kita berburu anak-anak gizi kurang,” ujar Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, Kamis (31/7).
Wako menegaskan bahwa pemerintah akan mencari anak-anak kurang gizi bukan untuk menghukum, melainkan untuk membantu. Dikatakannya, program ini tak hanya sekadar rencana. Pemerintah telah duduk bersama lintas dinas, mulai dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana hingga Dinas Kesehatan, untuk menyatukan langkah.
”Petugas di lapangan pun tak sendiri mereka akan dibantu oleh kader posyandu yang selama ini setia menjadi ujung tombak kesehatan ibu dan anak di masyarakat,” sebut Wako.
Wako menjelaskan, begitu anak-anak yang kekurangan gizi ditemukan dan terdata, bantuan pun segera menyusul. Pemerintah tidak sekadar memberi sembako atau bantuan umum. Sebaliknya, makanan tambahan akan langsung disalurkan ke rumah si anak, agar bisa langsung dikonsumsi dan memberi manfaat nyata.
”Kalau diberikan sembako, takutnya digunakan untuk keperluan lain. Jadi akan langsung diberi makanan siap saji atau tambahan gizi oleh petugas,” terang Wako.
Bagi Pemerintah Kota Pekanbaru, program ini bukan soal angka atau pencitraan. Ini soal hadirnya negara dalam wujud paling sederhana memberi makan anak yang lapar.
”Program ini tidak muluk-muluk, tapi bentuk nyata, langsung ke anaknya,” pungkasnya.(ilo)
Sebanyak 760 warga binaan Lapas Tembilahan menerima remisi Idulfitri 1447 H, dua di antaranya langsung…
Hujan deras tak surutkan antusias warga Pekanbaru Salat Idulfitri bersama wali kota. Lokasi dipindah ke…
Hilal belum terlihat, Arab Saudi tetapkan Syawal Jumat 20 April 2026
Aksi penjambretan uang santunan anak yatim di Pekanbaru viral. Pelaku berpura-pura bertanya sebelum merampas amplop…
Pemko Pekanbaru mempercepat perbaikan jalan rusak jelang Idulfitri. Jalan Teluk Leok ditargetkan bisa dilalui aman…
Pemko Pekanbaru salurkan insentif Ramadan kepada 2.401 guru. Guru honor komite dapat tambahan hingga Rp600…