Categories: Pekanbaru

Siapkan Zonasi Guru

(RIAUPOS.CO) — Wali Kota Pekanbaru Dr Firdaus ST MT menginstruksikan jajaran terkait untuk mempersiapkan langkah-langkah untuk menerapkan sistem zonasi bagi guru. Nantinya, guru akan mengajar di sekolah yang dekat dengan domisilinya.
Hal ini disampaikan Wako kepada wartawan, Rabu (31/7). Ia menyebutkan kalau zonasi bagi guru ini merupakan perintah dari menteri.
‘’Kadisdik dan Kepala BKPSDM, siapkan. Ini perintah dari menteri. Kita akan  rotasi guru,’’ sebut Wako.
Dijelaskannya, zonasi bagi guru akan diterapkan berdasarkan domisili juga. ‘’Guru yang tinggal di rumahnya dekat sarana pendidikan, pindahkan dia ke sana. Ini Juga memberikan efisiensi bagi keluarga. Berkurangnya biaya bahan bakar dan waktu. Zonasi pendidikan tidak hanya berbicara pendidikan, tapi juga efisiensi komperhensif,’’ tutur Wako.
Wako menerangkan, sistem zonasi yang diterapkan dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) sekolah negeri tahun ini bukan hanya berdampak pada dunia pendidikan. Ada multiplier effect terhadap bidang kehidupan lainnya dari masyarakat.
Menurutnya, zonasi bukan hanya bicara masalah sekolah namun juga tata ruang. Karena itu secara langsung memiliki dampak pengganda. ‘’Zonasi yang dilakukan dalam penerimaan murid, sebenarnya ada kebijakan yang memberikan multiplayer effect,’’ kata dia.
Dengan zonasi, sekolah yang dahulu disebut sekolah unggulan kini tak ada lagi. ‘’Meniadakan sekolah unggul. Karena itu sistem yang sangat tidak baik, membuat cluster di masyarakat,’’ jelasnya.
Juga, akibat orang tua yang ingin memasukkan anaknya ke sekolah unggulan meskipun jauh dari tempat tinggal, akan memberikan beban pada lalu lintas. ‘’Ini orang tua yang mengantar anaknya sekolah. Dengan jumlah kendaraan pribadi yang banyak, terjadi polusi yang tinggi,’’ imbuhnya.
Untuk itulah, setelah zonasi dalam PPDB diterapkan, pemko kini akan mempersiapkan penerapan sistem zonasi bagi guru.(yls)

Laporan M ALI NURMAN, Pekanbaru

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Sidak Bapanas di Pekanbaru Temukan Minyakita Dijual Jauh di Atas HET

Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…

4 jam ago

Atasi Banjir Pekanbaru, Dewan Minta Pemko Fokus ke Saluran Pembuangan

DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.

5 jam ago

Didukung Tokoh Riau, Prof Firdaus Resmi Daftar Bakal Calon Rektor Unri

Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…

5 jam ago

TKA Susulan Digelar 11-14 Mei, Ratusan Siswa Rohil Belum Selesai Ujian

Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…

5 jam ago

Sapi Kurban Presiden untuk Bengkalis Dibanderol Rp96 Juta

Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…

6 jam ago

Razia PETI di Kuansing, 10 Rakit Penambang Emas Ilegal Dibakar Polisi

Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…

6 jam ago