Categories: Pekanbaru

Pendaftaran PPDB Online Dikeluhkan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Proses pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SMP negeri sistem online dikeluhkan. Para orang tua menganggap model pendaftaran secara online cukup menyulitkan dan menyita waktu.

Permasalahan yang kerap dikeluhkan oleh orang tua mulai dari lambatnya website untuk diakses, sulitnya login, hingga waktu pendaftaran yang hanya dibatasi empat jam per hari.

Safri, orang tua calon peserta didik baru yang beralamat di Jalan Durian mengatakan, sempat kebingungan. Bahkan dirinya harus mengulang hingga beberapa kali kali untuk bisa melakukan pendaftaran online.

"Ini hari kedua saya daftar untuk anak saya sejak dibukanya pendaftaran online, kemarin (Rabu, red). Saya bingung bagaimana melakukan pendaftaran melalui sistem online karena memang website-nya susah dibuka," ujar Safri, Kamis (30/6).

Ia menuturkan, begitu website sudah bisa dibuka, masalah lain muncul. Giliran untuk melakukan login susah dibuka. Ia semakin cemas karena waktu pendaftaran dibatasi hanya empat jam dalam sehari. Ia mengaku melakukan pendaftaran melalui smartphone.

Karena kebingungan dan kesulitan, Safri lalu mendatangi SMP tempat solusi apa yang harus dilakukan.

"Ternyata daftarnya nggak bisa melalui handphone, harus pakai komputer. Alhamdulillah saya coba pakai komputer ternyata bisa. Walau agak lambat, tetapi akhirnya bisa. Saat ini tinggal menunggu hasilnya saja," ucapnya lega.

Diminta tanggapannya, Penjabat (Pj) Wali Kota (Wako) Pekanbaru Muflihun SSTP MAP, Kamis (30/6) mengatakan, akan memanggil dinas pelaksana teknis PPDB tersebut terkait keluhan masyarakat ini. "Kalau itu laporannya, saya coba panggil (Disdik, red). Ya nantilah, teknis lah ya, teknis lah ya. Pelaksanaan teknisnya nanti ke Disdik," kata dia.

Menurutnya, terkait apa kendala PPDB di lapangan harus dapat diselesaikan dan disempurnakan kembali. "Ini menjadi catatan kita untuk berbenah ke depan," imbuhnya.

Terpisah, Sekretaris Disdik Kota Pekanbaru, Muzailis mengaku tidak ada kendala yang berarti PPDB online. Terkait singkatnya durasi waktu pendaftaran, dikatakan Muzailis, pihaknya membuka PPDB tingkat SMP negeri hingga 5 Juli mendatang.

"Kalau sampai 5 Juli itu, sampai pukul 12.00 WIB saya rasa itu sudah wajar. Karena petugas sesudah pendaftaran pukul 12, mereka lakukan verifikasi lagi berkas yang masuk sampai sore," terang Muzailis.

Menurut dia, jika durasi pendaftaran diperpanjang maka petugas tidak ada waktu lagi untuk memverifikasi berkas yang masuk.

Ia juga menampik, terkait adanya keluhan yang diterima dari orang tua murid terkait susahnya masuk ke sistem aplikasi. "Mungkin ada satu dua (orang tua, red) yang tidak paham. Mungkin mereka tidak mau pula bertanya ke sekolah ataupun ke dinas, jadi mereka anggap sulit," jelasnya.

Pihaknya juga membuka layanan pengaduan di setiap sekolah yang membuka PPDB. Layanan ini bisa membantu masyarakat terkait adanya gangguan sistem selama PPDB berlangsung.

Ia mengatakan untuk mengantisipasi terjadinya kendala seperti trouble website, pihaknya bersama dengan pihak ketiga juga sudah menyiapkan server cadangan. "Karena yang menangani kan pihak ketiga, kita hanya memantau dan mengawasi. Jadi memang sudah ada antisipasi, kalau ada trouble mereka sudah siap melakukan antisipasi berupa server cadangan," papar dia.(dof/ali)

Rinaldi

Share
Published by
Rinaldi

Recent Posts

Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswi SMAN di Pekanbaru, Kasus Dilaporkan ke Polisi

Oknum guru di salah satu SMAN Pekanbaru diduga melakukan pelecehan terhadap siswi saat kegiatan sekolah…

2 hari ago

THR Wajib Dibayar H-7 Lebaran, Disnaker Bengkalis dan Kuansing Buka Posko Pengaduan

Disnaker Bengkalis dan Kuansing menetapkan pembayaran THR pekerja paling lambat H-7 Idulfitri 1447 H dan…

2 hari ago

Bukber Ala Timur Tengah, Whiz Prime Hotel Hadirkan Iftar Sahara Mulai Rp115 Ribu

Whiz Prime Hotel Sudirman Pekanbaru hadirkan program Iftar Sahara dengan menu Timur Tengah dan Nusantara…

2 hari ago

Kolaborasi Lawan Stunting, PTPN IV PalmCo Intervensi Gizi Anak di Rokan Hulu

PTPN IV PalmCo melalui Regional III menggulirkan program intervensi stunting bagi 100 anak di Rohul…

2 hari ago

Emosi Dipicu Knalpot Bising, Pria di Inhil Bacok Tetangga Sendiri

Gara-gara knalpot motor bising, seorang siswa di Tempuling, Inhil dibacok tetangganya. Pelaku berhasil ditangkap polisi…

2 hari ago

Aksi Spanduk di Gerbang Sekolah, Kegiatan Belajar di SMPN 2 Batang Peranap Terhenti

Spanduk kecaman terhadap kepala sekolah terpasang di SMPN 2 Batang Peranap. Akibatnya, siswa tak bisa…

3 hari ago